Blog

  • Patroli dan Sambang Antisipasi Tawuran Pelajar di SMA PGRI 3 Pondok Labu

    Jakarta – Pada hari Selasa, 6 Mei 2026 pukul 11.10 WIB, Kanit Samapta Ipda Herlan bersama Panit 2 Samapta Aiptu Budiyono didampingi 5 personel Siswa Latja melaksanakan kegiatan patroli dan sambang di wilayah Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut difokuskan di lingkungan SMA PGRI 3 sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan dialog dan koordinasi dengan pihak sekolah, khususnya dengan Bapak Hilman selaku perwakilan guru. Adapun pembahasan yang disampaikan meliputi antisipasi potensi tawuran pelajar, pengawasan saat jam bubaran sekolah, serta upaya pencegahan terhadap gangguan kamtibmas lainnya yang dapat melibatkan para siswa.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran petugas diharapkan dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan sinergi antara pihak kepolisian dan sekolah dalam menjaga ketertiban lingkungan, khususnya di kalangan pelajar.

  • Perkembangan Perkara Penganiayaan, Polres Metro Jakarta Selatan Sampaikan Proses Penyelidikan Masih Berjalan

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan melalui Seksi Humas menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/1680/IV/SPKT/2026/Polres Metro Jakarta Selatan.

    Penyampaian tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop yang dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, bertempat di Ruangan Humas Polres Metro Jakarta Selatan.

    Dalam keterangannya, pihak Humas menjelaskan bahwa proses penanganan perkara saat ini masih berada pada tahap penyelidikan. Pada hari yang sama, penyelidik telah melakukan permintaan keterangan berupa klarifikasi dan interogasi terhadap pelapor berinisial “H”.

    Dari hasil klarifikasi tersebut, pelapor telah menyampaikan secara rinci kronologi dan kejadian yang dialaminya, sesuai dengan laporan yang sebelumnya diajukan kepada pihak kepolisian. Keterangan ini menjadi bagian penting dalam proses pendalaman guna mengungkap peristiwa yang terjadi.

    Lebih lanjut, pihak Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa proses penyelidikan akan terus berjalan secara profesional dan transparan. Setiap perkembangan terbaru terkait perkara ini akan disampaikan kembali kepada publik.

    Saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan bahan keterangan dan alat bukti guna menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan kasus tersebut.

  • Ops Damai Cartenz Tingkatkan Kesiapan Personel Lewat Pendampingan Psikologi dan Kesehatan di Yahukimo

    Yahukimo – Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz-2026 memberikan dukungan psikologi dan kesehatan kepada personel yang bertugas di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (4/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Polres Yahukimo ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan mental dan fisik anggota, khususnya yang berada di garis depan pelaksanaan tugas.

    Tim asistensi Subsatgas Kesehatan Satgas Bantuan Operasi Damai Cartenz terdiri dari tim Psikologi dan tim Medis dipimpin oleh Iptu dr. Chintya Widodo bersama Ipda Vico Lesmana, S.Psi., M.Sc. Keduanya hadir langsung memberikan pendampingan psikologis kepada para personel.

    Dalam suasana santai dan komunikatif, para personel mendapatkan penguatan mental, motivasi, serta ruang untuk berbagi pengalaman selama menjalankan tugas. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu anggota mengelola tekanan di lapangan sekaligus menjaga fokus dan profesionalitas.

    Selain dukungan psikologi, kegiatan ini juga diisi dengan bakti sosial sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan personel.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H menegaskan bahwa kesiapan mental menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas.

    “Personel tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga secara mental. Karena itu, dukungan seperti ini terus kami lakukan agar mereka tetap siap menjalankan tugas dengan optimal,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kondisi anggota di lapangan.

    “Kami ingin memastikan setiap personel mendapatkan dukungan yang memadai, sehingga tetap solid dan profesional dalam menjalankan tugas,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan personel yang bertugas di lapangan.

  • Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas, Jaga Profesionalitas Anggota

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan larangan bagi seluruh anggota untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang bertugas. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas serta citra institusi di ruang publik.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa penegasan tersebut bertujuan agar seluruh personel lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.

    “Penegasan ini untuk membangun kesadaran bersama agar anggota Polri bijak menggunakan media sosial, sekaligus menjaga dan meningkatkan citra, kredibilitas, serta reputasi institusi secara bertanggung jawab, profesional, proporsional, dan prosedural,” ujar Irjen Pol. Johnny dalam keterangannya di Jakarta (04/05).

    Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga mengacu pada Surat Telegram Nomor STR/1517/VI/WAS.2/2024 yang menjadi dasar penguatan pengawasan terhadap aktivitas personel di ruang digital, khususnya saat menjalankan tugas kedinasan.

    Selain itu, seluruh anggota Polri diwajibkan untuk menjunjung tinggi aturan yang tertuang dalam Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 serta Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang disiplin anggota. Kedua regulasi tersebut menekankan pentingnya etika, tanggung jawab, serta profesionalitas dalam setiap tindakan, termasuk di media sosial.

    Lebih lanjut, Irjen Pol. Johnny menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial tetap diperbolehkan, namun harus diarahkan untuk kepentingan kehumasan dan berada di bawah koordinasi fungsi Humas Polri.

    “Media sosial dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung kinerja dan produktivitas Polri, khususnya dalam fungsi kehumasan. Namun penggunaannya harus terkoordinasi dan tidak dilakukan secara sembarangan oleh anggota saat bertugas,” jelasnya.

    Dengan kebijakan ini, Polri berharap seluruh personel dapat lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi tetap terjaga.

  • Aksi Humanis Personel Polri di Mekah, Gendong Jemaah Lansia yang Terjatuh Usai Umrah Wajib

    Mekah — Aksi sigap dan humanis ditunjukkan personel Polri, Iptu Agung Pranoto, yang tergabung dalam Tim Amirul Hajj saat menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

    Di tengah padatnya arus jemaah usai melaksanakan umrah wajib, Iptu Agung membantu seorang jemaah haji lanjut usia yang terjatuh di area pintu keluar menuju Terminal Syib Amir, Mekah. Lokasi tersebut merupakan salah satu titik penting pergerakan jemaah menuju area transportasi.

    Peristiwa bermula saat Iptu Agung melihat seorang kakek tampak kelelahan dan tiba-tiba terjatuh di tengah jalur perlintasan jemaah. Melihat kondisi tersebut, ia langsung menghampiri dan memberikan pertolongan.

    Tanpa menunggu lama, iptu Agung menggendong jemaah lansia tersebut untuk menjauh dari kepadatan. Langkah itu dilakukan agar jemaah mendapatkan ruang aman dan tidak terdesak arus pergerakan jemaah lain.

    “Tiba-tiba beliau terjatuh di pertengahan pintu keluar arah Terminal Syib Amir. Begitu saya lihat, langsung saya gendong sampai akhirnya menemukan kursi roda di pintu jalur terminal untuk membantu proses evakuasi selanjutnya,” ujar iptu Agung.

    Aksi spontan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada jemaah haji Indonesia. Tidak hanya menjaga keamanan, personel Polri juga hadir membantu jemaah yang membutuhkan pertolongan langsung di lapangan.

    Kehadiran personel Polri di titik-titik padat jemaah menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan ibadah haji. Terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih.

    Aksi iptu Agung di Mekah menjadi pengingat bahwa tugas pengabdian Polri tidak mengenal batas wilayah. Semangat melayani, melindungi, dan membantu masyarakat tetap dijalankan, termasuk saat bertugas mendampingi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

  • Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Unit Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Duren Tiga

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Unit 1 Piket Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukumnya, tepatnya di Jalan Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin malam (04/05/2026).

    Kegiatan patroli yang dimulai pukul 23.15 WIB ini dipimpin oleh Aiptu Jamari selaku Ps. 1 Samapta, didampingi oleh Brigadir Arif Setiadi (Patko 4054).

    Dalam pelaksanaan patroli, petugas menyambangi warga setempat, salah satunya Bapak Yayan, untuk berdialog langsung mengenai kondisi keamanan lingkungan. Petugas memberikan imbauan penting agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang jam-jam rawan tindak kriminalitas.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tempat tinggal. Antisipasi dan waspadai setiap pergerakan yang mencurigakan di sekitar wilayah untuk mencegah terjadinya tindak pidana Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curat (Pencurian dengan Pemberatan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor),” ujar Aiptu Jamari di sela-sela kegiatan.

    Selain memberikan imbauan, petugas juga mensosialisasikan layanan Call Center Kepolisian 110. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian sekecil apa pun atau membutuhkan kehadiran petugas patroli di lapangan.

    “Kami menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan segera, silakan hubungi 110. Kami siap merespons dengan cepat,” tambahnya.

  • Respons Cepat Laporan 110, Polsek Pancoran Tindak Lanjuti Dugaan Penipuan di Rawajati

    JAKARTA, 5 Mei 2026 – Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110, jajaran Polsek Pancoran, Polres Metro Jakarta Selatan, bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi dugaan tindak pidana penipuan di kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5/2026).

    Laporan tersebut bermula dari aduan seorang warga bernama Rexi pada Senin pagi pukul 07.00 WIB. Dalam laporannya, pelapor menginformasikan adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu penghuni di Kost 33, Jalan Rawajati Timur 6, RT 06/08, Kelurahan Rawajati. Pelapor yang saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) meminta bantuan serta pendampingan dari pihak kepolisian.

    Menanggapi aduan tersebut, piket fungsi Polsek Pancoran yang dipimpin oleh Pawas 2.0, Iptu Purnomo, segera meluncur ke lokasi kejadian pada pukul 08.00 WIB.

    Setibanya di TKP, tim kepolisian langsung menemui pelapor untuk mendengarkan keterangan serta kronologi kejadian penipuan yang dialami. Setelah mendalami keterangan dari pelapor, Pawas bersama Panit Reskrim Polsek Pancoran kemudian melakukan mediasi dan mempertemukan pelapor dengan pihak yang diduga melakukan tindakan penipuan tersebut.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran petugas di lapangan.

    Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindakan responsif ini merupakan wujud komitmen Polsek Pancoran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan setiap laporan yang masuk melalui kanal 110 segera mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Apel Sabuk Kamtibmas dan Simulasi Sispam Mako Polres Metro Jakarta Selatan Berjalan Aman dan Kondusif

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas yang dirangkaikan dengan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) pada Selasa (7/4/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, serta dihadiri oleh Wakapolres Hendro Sukmono, Kabagops Tribuana Roseno, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, serta personel Polres Metro Jakarta Selatan.

    Selain unsur Polri, kegiatan ini juga melibatkan potensi masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas sebanyak 300 orang, terdiri dari berbagai elemen seperti kelompok ojek online, organisasi kemasyarakatan (Ormas) PETIR, Bang Japar, Pemuda Pancasila, FKPPI, FBR, Merah Putih, FKDM, serta Pemuda Panca Marga.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolres, dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) simulasi Sispam Mako yang dipimpin oleh Kabagops. Selanjutnya dilaksanakan simulasi lapangan Sispam Mako dengan penggambaran tahapan situasi Hijau, Kuning, dan Merah dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk massa anarkis.

    Dalam simulasi tersebut, unsur potensi masyarakat turut dilibatkan secara aktif sebagai bagian dari Sabuk Kamtibmas untuk bersama-sama mendukung pengamanan Mako Polres serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam arahannya menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan Mako maupun wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Sebagai tindak lanjut, kegiatan serupa akan dilaksanakan di tingkat Polsek jajaran dengan menyesuaikan arahan pimpinan, guna memperkuat kesiapan pengamanan di masing-masing wilayah.

    Usai kegiatan, seluruh peserta dari potensi masyarakat diberikan sarana kontak berupa beras  5 kg dan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Seluruh rangkaian kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas dan Simulasi Sispam Mako Polres Metro Jakarta Selatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Pelaku Curanmor Di Cilandak  Berhasil Di Amankan Oleh Polisi

    Jakarta – Polisi mengamankan satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4) dini hari, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

    “Korban yang sedang beristirahat mendengar suara motornya dibawa oleh orang lain. Saat keluar, motor tersebut sudah dibawa pelaku,” kata Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

    Dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4) kemarin sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kos di kawasan Cilandak.

    Korban kemudian berteriak “maling” dan meminta bantuan warga sekitar. Warga yang mendengar langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

    Pelaku berhasil diamankan warga di depan Puskesmas Cilandak, tepatnya di Jalan Muhasim, setelah sempat terjadi kejar-kejaran.

    Kemudian, dia menyebutkan, saat diamankan, pelaku dalam kondisi babak belur akibat sempat dihakimi massa.

    Namun, polisi berhasil mengamankan pelaku sehingga tidak mengalami luka yang lebih parah.

    “Kita berhasil mengamankan pelaku dari amukan massa dan langsung dibawa ke Polsek Cilandak,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

    “Satu pelaku bertugas mengemudi, sementara satu lainnya mengambil motor korban. Saat diketahui korban, mereka langsung berusaha melarikan diri,” katanya.

    Kini, polisi telah melakukan pengamanankan satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran.

    Pelaku bukan warga sekitar, saat ini Tim masih dalam pengejaran terhadap pelaku yang kabur, ujar Kapolsek Cilandak.

  • Polda Metro Jaya Siapkan 3.545 Personel untuk Pelayanan Aksi Hardiknas

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel untuk melayani aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2026. Aksi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di Jakarta hari ini, Senin (4/5/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel disebar ke sejumlah lokasi. Titik aksi yang menjadi perhatian yakni kawasan Monas, Gedung DPR/MPR RI, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

    “Polda Metro Jaya menyiapkan 3.545 personel pelayanan. Jumlah tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 3.351 personel, jajaran Polres sebanyak 176 personel, serta Kayan dan Padal sebanyak 18 personel. Selain itu, kegiatan ini juga didukung Sabuk Kamtibmas sebanyak 250 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” kata Kombes Budi, Senin (4/5/2026).

    Selanjutnya, Kombes Budi mengatakan polisi akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melayani massa aksi. Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas. “Kami tekankan kepada seluruh personel agar bertindak persuasif dan humanis. Kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

    Sementara itu, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional melihat perkembangan massa di lapangan. “Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar memperhatikan kondisi arus lalu lintas dan menyesuaikan perjalanan, khususnya di sekitar kawasan Monas, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, DPR/MPR RI, Gatot Subroto, serta area sekitar Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kombes Budi meminta pengendara mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia mengatakan petugas lalu lintas akan membantu mengurai kepadatan apabila terjadi peningkatan aktivitas massa. “Silakan ikuti arahan petugas. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, menyesuaikan dinamika di lapangan,” katanya.

    Kombes Budi juga mengimbau massa aksi menyampaikan pendapat secara tertib dan damai. Dia meminta peserta aksi tidak membawa benda berbahaya dan tidak mudah terprovokasi. “Kepada saudara-saudara yang akan menyampaikan aspirasi, kami mengimbau agar tetap tertib, damai, tidak membawa benda yang dapat membahayakan, serta tetap bijak menyikapi dinamika di lapangan. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” tutur Kombes Budi.

    Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat lainnya. “Prinsipnya, Polda Metro Jaya hadir untuk melayani. Kami berharap aksi Hardiknas 2026 berjalan aman, tertib, dan aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” pungkasnya.