Blog

  • Divhumas Polri Gelar Lomba Kreatif Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Masyarakat Suarakan Polri untuk Masyarakat

    Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar rangkaian lomba kreatif dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema besar Polri Untuk Masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, personel Polri, anak-anak, jurnalis, hingga penyandang disabilitas untuk menyalurkan ide, pesan, dan karya positif tentang kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    Kabag Produk Kreatif Divhumas Polri Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Melalui berbagai karya kreatif, masyarakat dapat menyampaikan harapan, kritik membangun, serta cerita humanis tentang pelayanan, pengabdian, dan kedekatan Polri dengan warga.

    “Melalui lomba ini, kami ingin mengajak masyarakat ikut menyuarakan semangat Polri Untuk Masyarakat. Karya-karya kreatif ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang positif antara Polri dan publik,” ujar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

    Adapun jenis lomba yang digelar meliputi Lomba Konten Infografis, Lomba Mendongeng, Lomba Artikel Jurnalistik, Lomba Video Edukasi Polri, Lomba Video TikTok, Lomba Fotografi, Lomba Cerpen, Lomba Film Animasi AI, Lomba Melukis Difabel, Lomba Cipta Lagu, serta Lomba Mural. Seluruh kategori mengangkat tema utama Polri Untuk Masyarakat dengan subtema yang menampilkan sisi pelayanan, keamanan, inovasi, edukasi, pengabdian, serta hubungan humanis Polri bersama masyarakat.

    Untuk Lomba Infografis dan Video TikTok, panitia membuka kategori umum dan Polri. Peserta diminta membuat karya orisinil, tidak melanggar hak cipta, serta sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Sementara itu, Lomba Mendongeng diperuntukkan bagi anak usia 5-6 tahun atau tingkat TK, dengan cerita yang mengangkat kedekatan anak-anak dengan polisi melalui pesan aman, ramah, dan edukatif.

    Divhumas Polri juga memberi ruang bagi insan pers melalui Lomba Artikel Jurnalistik dengan subtema Polri dan Kepercayaan Publik, Presisi Dalam Praktik, serta Polri di Tengah Tantangan Zaman. Selain itu, masyarakat dapat mengikuti lomba fotografi, cerpen, video edukasi, film animasi AI, cipta lagu, melukis difabel, dan mural yang menonjolkan nilai pengabdian, harmoni, harapan, serta sisi humanis di balik tugas kepolisian.

    Kombes Pol Dwi Sulistyawan berharap rangkaian lomba Hari Bhayangkara ke-80 ini mampu melahirkan karya-karya inspiratif yang memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat. Peserta juga diimbau mengunggah karya di media sosial pribadi dengan menyertakan tagar #HariBhayangkara80 #PolriUntukMasyarakat #SemangatPolriPresisi serta mention akun @divisihumaspolri sebagai bagian dari semangat bersama menghadirkan Polri yang humanis, presisi, dan dekat dengan masyarakat.

  • Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

    Makassar – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada masyarakat di kawasan Car Free Day Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7).

    Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, S.I.K., M.H., ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku bullying di lingkungan sosial.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.

    Masyarakat juga diajak berpartisipasi menyampaikan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism” sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan bebas dari paham kekerasan.

    Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, mengatakan bahwa pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

    “Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kombes Pol. Agung N. Masloman.

    Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.

    Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.

  • Polda Metro Jaya Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Kapolda: Ini Amanah Negara

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memimpin Upacara Tradisi Penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (6/7/2026).

    Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38 TK Tahun 2026 tentang pemberian Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada kesatuan di lingkungan Kepolisian yang dinilai berjasa dalam pelaksanaan tugas kepolisian serta bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.

    Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang dianugerahkan kepada Polda Metro Jaya bukan sekadar simbol penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk kepercayaan negara atas pengabdian seluruh jajaran dalam menjaga Jakarta dan melayani masyarakat.

    Kapolda menjelaskan, penghargaan tersebut merefleksikan kerja keras, dedikasi, dan loyalitas keluarga besar Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal itu sejalan dengan moto Polda Metro Jaya, yakni “Sukses Dalam Menunaikan Tugas Pengabdian.”

    “Penghargaan ini adalah buah dari pengabdian kolektif seluruh jajaran, bukan hasil kerja perorangan ataupun satu fungsi saja. Ini kerja keras dari kalian semuanya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar Komjen Pol Asep.

    Kapolda menegaskan, Nugraha Sakanti harus dimaknai sebagai amanah besar bagi seluruh insan Polda Metro Jaya. Amanah tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, serta sikap profesional dan humanis dalam menjaga kehormatan ibu kota.

    Menurut Kapolda, penghargaan ini bukan akhir dari pengabdian, melainkan pendorong moral agar seluruh personel terus bekerja lebih baik. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas sebagai lini terdepan pelayanan kepada masyarakat.

    Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya, TNI, pemerintah daerah wilayah penyangga, Forkopimda, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi menjaga stabilitas kamtibmas di Jakarta dan sekitarnya.

    Komjen Pol Asep menekankan, menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta tidak dapat dilakukan Polri seorang diri. Karena itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika ibu kota yang kompleks.

    Dalam kesempatan itu, Kapolda turut menyampaikan enam direktif Presiden yang menjadi pedoman moral bagi seluruh anggota Polri, yakni menjaga kepercayaan rakyat, menjadi polisi yang dekat dengan rakyat, menegakkan hukum secara adil, meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta tidak pernah berhenti memperbaiki diri.

    “Jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat, dan jangan pernah sekali-kali menyakiti hati masyarakat,” pesan Kapolda.

    Komjen Pol Asep juga mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga integritas, disiplin, serta menghindari pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, dan tindakan arogan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

    Ia turut menekankan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat, deteksi dini, pencegahan, komunikasi yang baik, serta penyelesaian masalah secara kolaboratif.

    “Terhadap setiap bentuk gangguan kamtibmas dan pelanggaran hukum, kita harus tetap bertindak tegas, profesional, dan terukur,” ujarnya.

    Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak seluruh personel menjadikan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti sebagai kompas pengabdian serta energi baru untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, selaras dengan semangat moto Polda Metro Jaya, Jaya Dharma Sevaka, yang bermakna sukses dalam setiap tugas pengabdian.

  • Tim Patroli Perintis Presisi Sisir Titik Rawan Tawuran di Jakarta Selatan

    Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala besar pada Minggu (5/7) malam hingga Senin (6/7) dini hari, pukul 19.00 WIB hingga 04.30 WIB. Kegiatan yang dipimpin Aiptu Sugiyono, S.H. bersama 9 personel dengan dukungan 5 unit kendaraan roda dua ini difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Selama patroli, Tim 3P menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tawuran di Jalan Bukit Duri, Tebet. Saat petugas tiba di lokasi, situasi telah kondusif sehingga patroli dilanjutkan untuk mengantisipasi tawuran susulan. Petugas juga memeriksa delapan pemuda di kawasan Bukit Duri Utara dan dua pemuda di Jalan Syahrir, Kebayoran Baru. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang berbahaya maupun mencurigakan, sehingga mereka diberikan pembinaan dan diimbau untuk segera kembali ke rumah.

    Tim 3P turut melaksanakan strong point di sejumlah titik rawan, di antaranya Bukit Duri Pinggir Kali, Jalan Minangkabau Barat, Jalan Ophir I, Jalan Gandaria I, Jalan H. Raya, Jalan Madrasah, serta Jalan Raya Fatmawati. Selain itu, patroli dialogis juga dilakukan bersama petugas keamanan di Pos Keamanan Taman Gandaria guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dalam kegiatan tersebut, Tim 3P juga menerima laporan masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang kerap berkumpul di Jalan Kramat I, Grogol Selatan. Saat dilakukan pemeriksaan, tiga pemuda berhasil diamankan dan ditemukan barang bukti berupa tiga butir obat keras jenis tramadol beserta sejumlah barang pendukung lainnya. Selanjutnya, ketiga pemuda beserta barang bukti diserahkan kepada piket Reserse Kriminal Polsek Kebayoran Baru untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Melalui patroli rutin dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

  • TINDAK LANJUTI LAPORAN 110, POLSEK PANCORAN TEGUR WARGA YANG SETEL MUSIK KERAS DAN MABUK 

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait gangguan ketertiban umum di Jl. Duren Tiga Selatan, Minggu (05/07/2026) malam.

    Laporan diterima pada pukul 21.00 WIB dari seorang warga bernama Bapak Tikno (081381111992). Pelapor mengadukan adanya perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan tetangganya, yakni menyalakan musik dengan volume keras serta minum-minuman keras. Lokasi yang dimaksud berada di Jl. Duren Tiga Selatan RT 007/RW 003 No. 9.

    Menindaklanjuti aduan tersebut, pada pukul 23.00 WIB Piket Fungsi Polsek Pancoran yang dipimpin Pawas 2.0 Iptu Addy Piter R, S.H. langsung mendatangi TKP. Di lokasi, petugas bertemu dengan pemilik rumah berinisial Sdr. Hm.

    Saat dimintai keterangan, Sdr. Hm mengaku hanya mengonsumsi minuman beralkohol jenis anggur dan itupun dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Meski demikian, Pawas tetap memberikan teguran serta imbauan kamtibmas.

    “Kami imbau kepada Sdr. Hm untuk tidak lagi mengonsumsi minuman keras dan agar lebih menghargai lingkungan sekitar. Jangan sampai aktivitas pribadi mengganggu kenyamanan warga lain,” tegas Iptu Addy Piter R, S.H.

    Polsek Pancoran mengapresiasi masyarakat yang aktif melaporkan gangguan kamtibmas melalui Call Center 110. Layanan bebas pulsa 24 jam tersebut terbukti efektif membantu kepolisian merespons cepat setiap keluhan warga.

    Setelah diberikan teguran, situasi di lingkungan Jl. Duren Tiga Selatan kembali kondusif. Kegiatan pengecekan selesai dalam keadaan aman dan terkendali.

  • Tindak Lanjut Cepat Laporan Call Center 110, Polsek Pasar Minggu Mediasi Dugaan Penipuan Lowongan Kerja

    Jakarta Selatan – Personel Polsek Pasar Minggu bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 terkait dugaan penipuan berkedok wawancara (interview) lowongan pekerjaan di Jalan Raya Pasar Minggu, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Senin (6/7/2026).

    Dipimpin Pawas Ipda Abdul Hamid, S.H., bersama personel piket, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta meminta keterangan dari pelapor. Selanjutnya, pelapor dipertemukan dengan pihak terkait guna dilakukan mediasi untuk mencari penyelesaian secara musyawarah.

    Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan. Pelapor pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respons cepat serta kehadiran anggota kepolisian yang telah membantu menyelesaikan permasalahan dengan baik. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

  • BHABINKAMTIBMAS PENGADEGAN GIAT COOLING SYSTEM DAN SAMBANG DDS TEMUI OJOL, HIMBAU JAGA KAMTIBMAS 

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan, Aiptu Jhonny Eliyanto, melaksanakan kegiatan cooling system melalui sambang/DDS (Door to Door System) dan silaturahmi dengan warga di wilayah binaannya, Minggu (05/07/2026) siang.

    Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut menyasar Jl. Pengadegan Utara Raya RT 003/008, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran. Dalam giat tersebut, Aiptu Jhonny Eliyanto bertemu langsung dengan dua pengemudi ojek online, Bapak Agus dan Bapak Rudi.

    Sambang DDS ini merupakan upaya Bhabinkamtibmas untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap sejuk dan kondusif. Pada kesempatan itu, Aiptu Jhonny mengingatkan kedua warga agar tetap menjaga kesehatan.

    Tak hanya itu, pesan-pesan kamtibmas juga disampaikan kepada Bapak Agus dan Bapak Rudi sebagai mitra kepolisian di lapangan. “Kami imbau kepada warga, khususnya rekan-rekan ojol yang mobilitasnya tinggi, untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Laporkan segera jika melihat hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ujar Aiptu Jhonny Eliyanto.

    Melalui kegiatan cooling system dan silaturahmi rutin ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran yang aman dan kondusif.

  • POLSEK MAMPANG TINGKATKAN OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI DEMI MENJAGA KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia Cipta Kondisi (Cipkon) pada Minggu dini hari (5/7/2026) dengan menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mampang.

    Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Kapospol Kemang, IPTU Ahmad Muhammad, dilanjutkan patroli dan pemeriksaan kendaraan, orang, serta barang bawaan secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur. Operasi ini difokuskan untuk mengantisipasi peredaran narkoba, aksi tawuran, begal, Curat, Curas, Curanmor, kepemilikan senjata tajam, hingga peredaran minuman keras ilegal.

    Patroli menyisir sejumlah ruas jalan utama seperti Jl. Mampang Prapatan Raya, Jl. Taman Kemang, Jl. Bangka Raya, Jl. Kemang Raya, dan Jl. Kapten P. Tendean. Personel juga memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan guna mencegah potensi tawuran.

    Dalam pelaksanaan operasi, petugas mengamankan 2 unit sepeda motor yang melanggar ketentuan lalu lintas karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan helm, serta salah satunya tanpa pelat nomor.

    Polsek Mampang berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui kegiatan preventif dan penegakan hukum yang tegas namun humanis. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dengan selalu mematuhi peraturan serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • POLSEK PANCORAN GELAR OPERASI CIPKON, SIKAT BEGAL, CURANMOR, DAN NARKOBA 

    Jakarta Selatan – Polsek Pancoran menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi untuk mencegah aksi begal, curanmor, dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Pancoran, Senin (06/07/2026) dini hari.

    Apel yang berlangsung pukul 01.00 WIB di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran tersebut dipimpin oleh Pawas 2.0 Iptu Addy Piter R, S.H., dengan melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari 8 personel Polsek Pancoran dan 2 unsur masyarakat.

    Arahan Pawas dalam Apel: 

    1. Sesuai atensi pimpinan, malam ini dilaksanakan Operasi 2.1 (Razia) Cipta Kondisi guna mengantisipasi kejahatan jalanan yang marak, disertai patroli mobile skala sedang ke titik-titik kerumunan seperti tempat nongkrong di wilayah Pancoran. 

    2. Pemuda yang berkumpul di lokasi rawan agar segera dibubarkan karena berpotensi menimbulkan tawuran dan kejahatan jalanan. 

    3. Informasi dari masyarakat selama ini sangat membantu mencegah tawuran. Kejahatan 3C (curat, curas, curanmor), begal, dan narkoba menjadi fokus utama operasi. 

    4. Seluruh personel diminta waspada, menerapkan body system, dan tidak meremehkan situasi apapun di lapangan. 

    Sasaran Operasi Cipkon: 

    1. Daerah rawan gangguan kamtibmas: tawuran, curat, curas, dan curanmor 

    2. Trotoar yang dijadikan tempat berkumpul dan parkir liar sepeda motor 

    3. Jalan raya yang dijadikan arena balap liar serta tempat kumpul komunitas motor 

    4. Sasaran khusus: handak, minuman keras, narkoba, pembubaran kerumunan, begal, dan curanmor 

    Rute Patroli Mobile meliputi: 

    Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, Jl. Duren Tiga Raya, serta pelaksanaan strong point dan patroli blue light. 

    Lokasi Stationer/Strong Point: 

    Jl. Duren Tiga Timur, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. 

    Iptu Addy Piter R, S.H. menegaskan potensi kerawanan yang diantisipasi adalah tawuran antarwarga, kejahatan jalanan, begal, dan peredaran narkoba. 

    Operasi gabungan bersama unsur 3 Pilar ini merupakan langkah preventif Polri untuk memastikan wilayah Kecamatan Pancoran tetap aman dan kondusif.

  • POLSEK METRO SETIABUDI GELAR OPERASI CIPTA KONDISI DAN RAZIA STASIONER, WUJUDKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG AMAN DAN KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Polsek Metro Setiabudi menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilanjutkan dengan patroli dan razia stasioner pada Senin, 6 Juli 2026, mulai pukul 00.05 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut merupakan upaya preventif dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), seperti penyalahgunaan narkoba, aksi begal, tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel di halaman Kantor Polsek Metro Setiabudi yang berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Riyanto, SH, SIK, MA, dan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Metro Setiabudi, AKP Andung Suwito. Dalam arahannya, AKP Andung Suwito mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan patroli secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tawuran, balap liar, dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya, khususnya pada waktu menjelang pagi.

    Operasi melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari 8 personel Polsek Metro Setiabudi dan 2 personel Satpol PP. Patroli dilaksanakan menyusuri sejumlah titik rawan, yakni Jalan Setiabudi Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr. Prof. Satrio, Jalan Denpasar Raya, dan Jalan H.R. Rasuna Said. Selanjutnya, razia stasioner digelar di Jalan Pedurenan, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, dengan sasaran wilayah rawan gangguan kamtibmas.

    Dari hasil pelaksanaan razia, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam tanpa dilengkapi pelat nomor. Temuan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya pencegahan tindak pidana dan memberikan efek preventif terhadap pelaku kejahatan jalanan.

    Pada pukul 01.48 WIB, kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan Razia Stasioner dinyatakan selesai dengan situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah razia berakhir, personel melanjutkan kegiatan strong point di sejumlah lokasi rawan guna mengantisipasi aksi balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, Polsek Metro Setiabudi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah, menciptakan rasa aman bagi masyarakat, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif melalui patroli preventif, razia stasioner, dan kehadiran personel di titik-titik rawan kejahatan.