Blog

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda kepada Warga Pesisir di Muara Angke

    Jakarta – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Wahsiah, RT 001/022 Kelurahan Pluit ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa, didampingi para pejabat utama Ditpolairud serta Bhabinkamtibmas pesisir jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan kursi roda dan tali asih diberikan kepada Ibu Wahsiah (59), yang diketahui menderita stroke menahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas serta meringankan beban yang bersangkutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

    “Bakti kesehatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat merasakan pelayanan dan kepedulian, terutama bagi yang membutuhkan bantuan alat kesehatan,” ujar Kombes Pol. Mustofa.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat yang memberikan apresiasi atas kepedulian jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam membantu warga pesisir.

  • Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

    Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo memberikan pengarahan strategis kepada jajaran dalam kegiatan Rakernis Humas Polri 2026 di Jakarta (15/04). Dalam arahannya, Wakapolri mengapresiasi peningkatan kualitas strategi manajemen media yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. “Humas adalah suara dan telinga institusi. Peran ini menempatkan Humas di garis depan sekaligus garis terakhir dalam menjaga marwah Polri,” tegas Komjen. Pol Dedi Prasetyo.

    Lebih dari sekadar juru bicara, Wakapolri menyampaikan bahwa Humas Polri merupakan komunikator strategi yang harus dapat mengelola persepsi publik terutama dalam membangun kepercayaan publik. “Humas bukan sekadar juru bicara, tetapi strategic communication hub yang mengelola persepsi publik, membangun kepercayaan, serta melawan disinformasi untuk mendukung legitimasi institusional,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri menekankan bahwa Divhumas harus mampu bertransformasi melalui pendekatan intelligence-led communication, dengan mengoptimalkan sistem berbasis big data dan artificial intelligence seperti monitoring real-time, analisis cerdas, hingga respons cepat terhadap isu. Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan framework komunikasi berbasis akurasi, relevansi, hingga tujuan yang jelas dalam setiap produksi konten.

    Selain itu, ia menyoroti pentingnya internalisasi fungsi kehumasan di seluruh lini organisasi Polri. Mengacu pada Perkap Nomor 6 Tahun 2023, fungsi kehumasan tidak hanya diemban oleh personel Humas, tetapi seluruh anggota Polri. “Di tengah arus informasi yang serba cepat, setiap personel harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tepat, dan penuh empati,” jelasnya.

    Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Wakapolri mengingatkan bahwa seluruh jajaran Humas harus memahami arah kebijakan nasional melalui RPJPN 2025-2045, termasuk delapan agenda pembangunan nasional dan transformasi digital sebagai pilar utama. Hal ini penting agar komunikasi publik Polri selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

    Wakapolri juga menjelaskan terkait Grand Strategy Polri 2025–2045 yang terbagi dalam empat tahap, mulai dari penguatan pondasi organisasi hingga terwujudnya Polri yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. Lima tujuan utama Polri juga harus dicapai secara terukur, mulai dari menjaga kamtibmas, penegakan hukum yang adil dan humanis, hingga transformasi menuju organisasi modern berbasis teknologi.

    Ia juga menggarisbawahi pentingnya optimalisasi War Room Humas sebagai pusat kendali informasi untuk memonitor isu viral, menganalisis tren, serta menentukan langkah mitigasi dan amplifikasi secara cepat dan tepat.

    Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan bahwa Divisi Humas Polri adalah representasi utama dalam komunikasi Polri kepada masyarakat. “Humas harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan strategic intelligence-led communication, sekaligus menjaga marwah institusi Polri di ruang publik,” pungkasnya.

  • Humas Polri Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Derasnya Arus Informasi

    Jakarta Selatan — Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap tidak terverifikasi, Divisi Humas Polri menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya.

    Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan.

    Wakapolri menekankan bahwa tantangan Divhumas Polri saat ini semakin besar seiring dengan masifnya penyebaran hoaks dan disinformasi di ruang digital.

    “Di tengah derasnya arus informasi, Humas Polri hadir bukan hanya untuk menyampaikan kabar, tetapi memastikan yang sampai ke masyarakat adalah kebenaran.”

    Menurutnya, di era media sosial saat ini, informasi dapat menyebar lebih cepat dibandingkan proses verifikasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keresahan publik apabila tidak diimbangi dengan komunikasi yang cepat, tepat, dan kredibel.

    Secara tidak langsung, Wakapolri menegaskan bahwa tanpa peran Humas yang kuat, masyarakat sangat rentan terpapar informasi yang menyesatkan, yang dapat memicu kepanikan hingga konflik sosial.

    “Informasi yang salah bisa menimbulkan keresahan, tetapi informasi yang benar mampu menjaga ketenangan. Di situlah peran Humas menjadi sangat penting.”

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Divhumas Polri telah mengembangkan sistem komunikasi modern berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan (AI), untuk mendeteksi, menganalisis, dan merespons isu secara cepat dan akurat.

    Kemampuan tersebut memungkinkan Humas Polri tidak hanya melakukan klarifikasi, tetapi juga mengantisipasi potensi penyebaran disinformasi sebelum berkembang luas di masyarakat.

    Wakapolri juga menegaskan bahwa perang informasi di era digital saat ini menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi secara serius oleh institusi Polri, di mana Humas memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas informasi publik.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran Humas Polri bukan sekadar fungsi komunikasi institusi, melainkan bagian dari upaya negara dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi yang tidak benar.

    Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan seluruh jajaran Humas Polri untuk terus meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kredibilitas dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    “Humas Polri harus menjadi sumber informasi yang terpercaya, yang mampu meluruskan informasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.”

  • Patroli Dialogis Samapta Polsek Tebet Sambangi Security Bank BNI, Perkuat Antisipasi Kejahatan dan Sosialisasi Layanan 110

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi petugas keamanan di area perbankan (ATM BNI) Jl. Tebet Barat Dalam Raya, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, pada Selasa (14/04/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana dimulai pukul 10.35 WIB hingga selesai, dengan fokus pada upaya pencegahan tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan himbauan kamtibmas kepada karyawan dan security agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di area perbankan yang rawan terhadap tindak kriminal. Petugas juga mengingatkan agar kendaraan diparkir di tempat aman serta menggunakan kunci tambahan guna mencegah aksi curanmor.

    Selain itu, disampaikan pula sosialisasi layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi.

    Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan terjalin sinergi antara kepolisian dan pihak keamanan perbankan dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan terkendali.

  • Patroli Dialogis Samapta Polsek Tebet Sambangi Pangkalan Ojol, Antisipasi Curanmor dan Penipuan

    Jakarta Selatan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi pangkalan ojek online di Jl. Rasamala Raya, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, pada Selasa (14/04/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana dimulai pukul 09.45 WIB hingga selesai, dengan fokus pada upaya pencegahan tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengemudi ojek online agar selalu waspada terhadap potensi kejahatan, termasuk modus penipuan yang marak terjadi. Pengemudi juga diingatkan untuk memarkir kendaraan di tempat aman, menggunakan kunci ganda, serta tidak lengah saat beraktivitas.

    Selain itu, petugas turut mensosialisasikan layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi.

    Melalui patroli dialogis ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, dalam menjaga keamanan lingkungan. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.

  • Patroli Dialogis Personel Samapta Polsek Tebet Sambangi Petugas Keamanan, Perkuat Sinergi dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan menyambangi petugas keamanan lingkungan di Komplek Kejaksaan, Jl. Tebet Barat, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, pada Selasa (14/04/2026) malam.

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Brigpol Aditia tersebut berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, dengan tujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti curat, curas, dan curanmor.

    Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan komunikasi dua arah dengan security setempat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam rawan. Selain itu, disosialisasikan pula layanan kepolisian Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis apabila masyarakat membutuhkan kehadiran atau bantuan polisi.

    Melalui kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara kepolisian dan petugas keamanan lingkungan dalam menjaga keamanan wilayah. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

  • Polri Luncurkan Layanan Laporan Polisi Online, Super App Polri Kini Semakin Lengkap dan Transparan

    Jakarta Utara — Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Layanan Inovasi Digital Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan secara online melalui Super App Polri oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.

    Peluncuran ini dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Komite TIK Polri Tahun Anggaran 2026 pada Selasa, 14 April 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

    Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan fitur dalam Super App Polri merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

    Aplikasi Super App Polri yang telah tersedia di App Store (iOS) dan Play Store (Android) kini semakin lengkap dengan hadirnya fitur pembuatan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online. Melalui inovasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor polisi pada tahap awal pelaporan. Cukup melalui gawai, layanan dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara praktis dan efisien.

    Untuk mendukung pelayanan yang lebih responsif, Polri juga menghadirkan Engine Konsultasi Laporan Polisi, yaitu sistem terpadu yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi secara daring dan real-time. Melalui fitur video conference dan live chat, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk memperoleh arahan serta penanganan awal secara cepat dan tepat.

    Seluruh proses layanan dalam sistem ini dirancang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan terdokumentasi secara digital, dilengkapi dengan fitur monitoring, histori komunikasi, serta evaluasi kinerja, sehingga menjamin pelayanan yang profesional, terukur, dan transparan.

    Wakapolri menekankan bahwa digitalisasi pelayanan tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan sistem manajemen kinerja dan budaya kerja Polri yang lebih modern dan terintegrasi. Pelayanan publik harus dilaksanakan dengan prosedur yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi, serta didukung sarana dan prasarana yang modern.

    Selain itu, peran fungsi Samapta (Pamapta) terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat di lapangan.

    Implementasi layanan laporan polisi dan laporan kehilangan secara online ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap awal telah diberlakukan di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten. Ke depan, layanan ini akan terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.

    Dalam arah kebijakan ke depan, Polri juga menegaskan tiga fokus utama, yakni digitalisasi layanan kepolisian, optimalisasi penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan antikorupsi.

    Peluncuran ini menjadi langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

    Super App Polri kini hadir lebih lengkap mempercepat layanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari Transformasi Polri di era digital.

  • Rakernis Humas Polri 2026 , Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital

    Jakarta – Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2026 resmi digelar hari ini, Selasa (14/4), di Jakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat peran fungsi kehumasan Polri dalam menghadapi dinamika informasi publik di era digital yang semakin kompleks.

    Rakernis Humas Polri 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.”

    Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Humas Polri baik secara luring maupun daring, mulai dari tingkat Mabes hingga kewilayahan.

    Dalam rangka memperkuat kapasitas kehumasan, Rakernis Humas Polri 2026 juga melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari pembekalan materi oleh narasumber internal dan eksternal, hingga diskusi panel yang membahas isu strategis komunikasi publik.

    Dalam sambutannya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menekankan pentingnya peran strategis Humas dalam menjaga stabilitas informasi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    “Di era digital dan kecerdasan buatan, kecepatan informasi harus diimbangi dengan kebenaran. Humas Polri harus menjadi yang terdepan dalam memastikan publik tidak hanya cepat menerima informasi, tetapi juga menerima informasi yang benar,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

    Ia juga menegaskan bahwa Humas Polri memiliki peran penting sebagai ujung tombak komunikasi publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun citra positif institusi secara berkelanjutan. Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya potensi disinformasi di ruang digital.

    Rakernis ini juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi kinerja, penyamaan persepsi, serta merumuskan strategi komunikasi publik yang lebih adaptif, profesional, dan berbasis data. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas personel Humas Polri dalam pengelolaan media, baik konvensional maupun digital.

    Melalui Rakernis Humas Polri 2026, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar jajaran Humas serta optimalisasi manajemen media dalam membentuk opini publik yang konstruktif, meningkatkan transparansi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

  • Patroli Perintis Presisi Rayon Selatan Bergerak Cepat Bubarkan Tawuran dan Cegah Kejahatan Jalanan di Jakarta Selatan

    Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan yang meliputi wilayah Pancoran, Pasar Minggu, dan Jagakarsa melaksanakan patroli skala besar pada Senin malam, 13 April 2026 hingga Selasa dini hari, 14 April 2026, pukul 19.00 WIB sampai 05.00 WIB. Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2), guna mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Patroli diawali pada pukul 19.00 WIB dengan pelaksanaan strong point di kawasan Taman Tuyul Manggarai. Dalam kegiatan ini, Tim 3P bergabung bersama personel Patroli Polsek Tebet dan Satpol PP untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pascatemuan tawuran warga. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

    Pada pukul 23.30 WIB, Tim 3P kembali bergerak cepat bergabung dengan personel Polsek Tebet yang dipimpin Pawas menuju Pasar Bukit Duri setelah menerima laporan adanya aksi tawuran warga. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pembubaran massa dan berhasil mengamankan sebilah senjata tajam jenis celurit yang ditemukan tercecer di jalan. Petugas juga memberikan imbauan kepada warga sekitar agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menjaga situasi tetap kondusif.

    Selanjutnya, pada pukul 01.00 WIB, Tim 3P melaksanakan strong point di Mako Polsek Tebet untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan, 3C (curat, curas, curanmor), dan tawuran. Situasi aman terkendali. Patroli dilanjutkan pukul 03.00 WIB di Jalan KH Abdullah Syafei perbatasan Kampung Melayu, kemudian pukul 03.20 WIB di depan Kalibata City, pukul 03.50 WIB di Jalan Raya Pasar Minggu, dan pukul 04.30 WIB di Jalan Warung Jati Barat. Di seluruh titik tersebut, Tim 3P melaksanakan strong point untuk mencegah aksi balap liar, tawuran, kejahatan malam, dan tindak kriminalitas lainnya, dengan hasil situasi seluruh lokasi dalam keadaan aman dan terkendali.

    Pada pukul 05.00 WIB, seluruh rangkaian patroli selesai dan Tim Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan. Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung lancar, aman, dan berhasil menjaga stabilitas keamanan wilayah Rayon Selatan sepanjang malam hingga dini hari.

  • Patroli Dialogis Samapta Polsek Tebet, Sambangi Juru Parkir dan Antisipasi Curanmor

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Samapta Polsek Tebet Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi juru parkir pada Senin (13/4/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 10.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suwarno selaku Ps. Panit Samapta di Jl. Tebet Barat Dalam Raya, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan komunikasi dua arah dengan juru parkir setempat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta menyerap informasi terkait situasi lingkungan. Personel juga memberikan himbauan untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Seiring meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor, petugas mengingatkan agar juru parkir lebih meningkatkan kewaspadaan dengan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan mudah terpantau. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk menggunakan kunci pengaman tambahan seperti kunci ganda atau kunci cakram guna mencegah aksi kejahatan.

    Tidak lupa, personel turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Diharapkan melalui patroli dialogis ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan lingkungan.