Blog

  • PATROLI MOBILE TIM 3P POLRES METRO JAKARTA SELATAN ANTISIPASI TAWURAN DAN BALAP LIAR

    Jakarta Selatan – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Aiptu Sugiyono dengan kekuatan 9 personel dan didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2) melaksanakan patroli skala mobile di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan guna mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan bersama unsur 3 Pilar di Pos Pantau Manggarai sebagai langkah antisipasi tawuran susulan pascakejadian di Jalan Tambak, Menteng. Tim juga melaksanakan patroli strong point di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Bukit Duri, Jalan Paku Buwono VI, Marguna Raya (PIM 3), Jalan RS Fatmawati, Jalan Abdul Majid Raya, dan Jalan Pangeran Antasari, sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Selain itu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang dicurigai di Jalan Kampung Melayu Kecil dan Jalan Tirtayasa Raya. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebuah bendera alumni sekolah yang kemudian diamankan dan pemuda tersebut diserahkan kepada Ketua RT setempat untuk pembinaan. Tim juga menindaklanjuti informasi dugaan rencana tawuran di Taman Sambas, namun tidak menemukan kelompok pemuda yang dimaksud. Di lokasi, petugas menemukan dan mengamankan satu buah stik golf yang diduga berpotensi digunakan sebagai sarana tindak kekerasan. Secara umum, situasi wilayah selama patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas Pagi, Cegah Kemacetan dan Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari, Personel Samapta Polsek Tebet Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di Traffic Light Persojo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H., Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026) pukul 06.35 WIB.

    Pada pelaksanaan tugas tersebut, personel melakukan pengaturan arus kendaraan guna memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja dan pelajar yang beraktivitas pada pagi hari. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, tidak melawan arus, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

    Kegiatan pengaturan lalu lintas merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi pengguna jalan. Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Pesanggrahan Perkuat Silaturahmi dan Dialog Kamtibmas Bersama Warga Petukangan Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Polsek Pesanggrahan kembali melaksanakan kegiatan JAGA JAKARTA ON THE SPOT bersama masyarakat di Jl. Pulo Indah VI No.35 RT 02/RW 05, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (29/06/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Pesanggrahan AKP Eyantri didampingi Kanit Binmas Polsek Pesanggrahan Iptu I Putu Yudho S., Panit Binmas I Iptu Rasiwan, Panit Binmas II Ipda Dwicahyono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Selatan Aiptu Dasep Hidayat, serta dihadiri Ketua RW 05 Bapak Giyanto, Ketua FKDM RT 02 Bapak Aswad, LMK RW 05 Bapak Mursidi Baute, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar.

    Kegiatan JAGA JAKARTA ON THE SPOT dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dua arah guna mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kondisi keamanan di lingkungan warga.

    Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polsek Pesanggrahan menyampaikan bahwa upaya menjaga situasi Kamtibmas yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, namun memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

    Selain berdialog langsung dengan warga RT.02 RW.05 Kelurahan Petukangan Selatan, petugas juga menyampaikan imbauan Kamtibmas serta mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga kebersamaan antarwarga, dan segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan.

    Polsek Pesanggrahan juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah melalui kegiatan sambang, patroli rutin terbuka maupun tertutup, serta patroli Tiga Pilar guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Diharapkan melalui kegiatan ini dapat terus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Pesanggrahan.

  • On The Spot Jaga Jakarta Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi Warga, Perkuat Sinergi Cegah Gangguan Kamtibmas dan Kenakalan Remaja

    Jakarta Selatan – Melalui On The Spot Jaga Jagakarta dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga di kediaman Bapak Johari, Jalan Rasamala Raya RW 013, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 16.45 WIB.

    Pada kesempatan tersebut, Aiptu Evin Susanto menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada warga, di antaranya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Warga yang menggunakan sepeda motor juga diimbau agar selalu menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian kendaraan bermotor.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan para orang tua agar memastikan anak-anak, khususnya remaja, sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja dan potensi tawuran. Masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center Polri 110 serta diimbau segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan atau mengalami permasalahan terkait Kamtibmas di lingkungan.

    Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Polsek Tebet melalui kegiatan sambang tersebut. Menurut mereka, kehadiran anggota kepolisian secara langsung memberikan rasa aman, nyaman, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

  • Guru Besar STIK-PTIK Apresiasi Kenaikan Kepercayaan Publik terhadap Polri hingga 82,4 Persen

    Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK, Prof. Dr. Drs. Albertus Wahyurudhanto, M.Si., mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas tahun 2026. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pengakuan masyarakat atas kinerja Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum.

    Berdasarkan hasil survei tersebut, Prof. Albertus mencatat adanya peningkatan pada tiga indikator utama penilaian publik terhadap Polri. Tingkat kepercayaan masyarakat tercatat mencapai 82,4 persen, kepuasan publik sebesar 67,6 persen, dan citra positif Polri berada di angka 71,5 persen.

    “Hasil Survei Litbang Kompas tahun 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan publik berada pada angka 67,6 persen dan citra positif Polri mencapai 71,5 persen,” ujar Prof. Albertus di Jakarta, Senin (29/6).

    Ia menjelaskan bahwa dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya, ketiga indikator tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tingkat kepercayaan publik meningkat dari 76,2 persen menjadi 82,4 persen, kepuasan masyarakat naik dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen, sedangkan citra positif Polri melonjak dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

    Menurut Prof. Albertus, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat melihat Polri telah menjalankan fungsi dan tugas pokoknya dengan baik, baik sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum, maupun pembina keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Masyarakat melihat Polri telah bekerja dengan baik sesuai dengan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum, dan terutama sebagai pembina kamtibmas,” katanya.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat Polri berpuas diri. Sebaliknya, hasil survei harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Angka-angka ini harus dimaknai sebagai cara masyarakat melecut Polri agar semakin hari mampu menunjukkan data dan fakta bahwa niat untuk memberikan pelayanan terbaik benar-benar terimplementasi melalui hasil kinerja yang baik,” tegasnya.

    Prof. Albertus berharap Polri mampu mempertahankan bahkan terus meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik akan semakin memperkuat jati diri Polri sebagai institusi yang dipercaya masyarakat.

    “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan. Hal tersebut akan menunjukkan jati diri Polri yang sesungguhnya sebagai institusi yang hadir untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional,” pungkasnya.

  • Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian

    Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara perlu dipandang sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif bagi seluruh lembaga, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, survei opini publik dapat menjadi acuan untuk melihat persepsi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi.

    Prof. Adrianus menjelaskan bahwa hasil survei pada dasarnya menggambarkan persepsi masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, setiap institusi perlu menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.

    “Survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Karena itu, hasil survei hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi setiap institusi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Prof. Adrianus di Jakarta, Senin (29/6).

    Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi tidak bersifat statis, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pengalaman langsung masyarakat dalam memperoleh pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik turut membentuk persepsi masyarakat.

    Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

    “Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila institusi mampu menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat,” katanya.

    Lebih lanjut, Prof. Adrianus mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan suatu institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimanfaatkan sebagai umpan balik yang konstruktif dalam menyusun kebijakan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi publik.

    “Survei sebaiknya tidak dimaknai hanya sebagai ukuran berhasil atau tidaknya sebuah institusi. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil tersebut dijadikan umpan balik untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat,” tuturnya.

    Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi negara. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga serta meningkat secara berkelanjutan.

  • Nikolas AP: Satgas Operasi Damai Cartenz Berperan Penting Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

    Jayapura – Tokoh masyarakat Papua, Nikolas AP, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja keras Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

    Menurut Nikolas, langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap pelaku tindak pidana yang mengganggu stabilitas keamanan merupakan bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya Papua yang damai.

    “Saya mengapresiasi langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan terhadap para pelaku tindak kejahatan yang mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat. Upaya tersebut sangat penting untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Nikolas (26/6).

    Selain penegakan hukum, Nikolas juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program kemanusiaan yang secara konsisten dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di berbagai wilayah Papua. Menurutnya, kegiatan seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, hingga dukungan di bidang pendidikan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan.

    Ia menilai pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan telah mempererat hubungan antara masyarakat dan negara serta membangun kepercayaan publik sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan Papua.

    “Kami juga mengucapkan terima kasih atas berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan dukungan pendidikan yang telah diberikan kepada masyarakat Papua. Program-program tersebut sangat membantu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

    Nikolas berharap berbagai program kemanusiaan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan kampung-kampung terpencil di Papua.

    Menurutnya, pemerataan pelayanan sosial dan kemanusiaan akan semakin memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan optimisme bagi masa depan Papua yang lebih baik.

    Di akhir keterangannya, Nikolas turut mendoakan agar seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta melayani masyarakat.

    “Semoga seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas demi menjaga keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Papua,” tuturnya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Brimob Metro Jaya Raih Juara Nasional di Kejuaraan Perbakin 2026

    Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada ajang Kejuaraan Nasional Berburu Online dan Menembak Multi Event Pengprov Perbakin 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Jusman Puger, Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Bripda Muhammad Wildan Diliyanto berhasil meraih Juara 1 Overall Divisi PCC Optic Non IPSC, sementara Bripda Heriza Ramdhani menempati Juara 3 Overall pada kategori yang sama dari total 21 peserta.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat personel dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang menembak. Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kompetensi sekaligus menjaga nama baik institusi melalui pencapaian yang positif.

    Keberhasilan personel Batalyon C Pelopor tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang dimiliki anggota Brimob tidak hanya mendukung pelaksanaan tugas operasional di lapangan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan berdaya saing.

    Kejuaraan yang berlangsung pada Jumat (26/6) itu diikuti para atlet menembak dari berbagai daerah dengan mempertandingkan sejumlah kategori, baik IPSC maupun Non IPSC. Pada kategori Tembak Reaksi Non IPSC Divisi PCC Optic, dua personel Batalyon C Pelopor berhasil naik podium dan mengharumkan nama Brimob Polda Metro Jaya.

    Brimob Polda Metro Jaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas personel melalui pembinaan kemampuan dan prestasi di berbagai bidang. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

  • Respons Cepat Polisi, Anak Terpisah dari Orang Tua di Thamrin Kembali ke Pelukan Keluarga

    Jakarta – Seorang anak laki-laki berinisial HK, usia 8 tahun, yang sempat terpisah dari orang tuanya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

    Peristiwa itu terjadi pada Minggu sore (28/6/2026). HK ditemukan seorang diri di sekitar jalan samping Hotel Mandarin, Menteng, Jakarta Pusat. Petugas keamanan setempat kemudian membawa anak tersebut ke Polsubsektor Thamrin untuk mendapatkan bantuan.

    Selanjutnya, HK diantar ke Polsek Metro Menteng untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan awal, anak tersebut mengaku sebelumnya naik bus bersama orang tuanya, namun kemudian terpisah di perjalanan.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, petugas langsung memastikan anak tersebut dalam kondisi aman saat berada di kantor polisi.

    “Alhamdulillah, anak tersebut sudah berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya. Saat berada di Polsek Metro Menteng, petugas memastikan anak dalam kondisi aman dan sehat,” ujar Reynold.

    Reynold juga mengapresiasi petugas keamanan yang cepat membawa anak tersebut ke kantor polisi terdekat. Menurutnya, kepedulian masyarakat sangat membantu dalam memberikan perlindungan kepada anak di ruang publik.

    “Kami mengapresiasi petugas keamanan yang sigap membawa anak tersebut ke Polsubsektor Thamrin. Ini bentuk kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

    Tidak lama setelah dilakukan pendataan, ibu HK datang ke Polsek Metro Menteng. Setelah dilakukan pencocokan identitas, polisi menyerahkan kembali anak tersebut kepada ibunya dalam kondisi sehat.

    Ibu HK menyampaikan rasa syukur karena anaknya ditemukan dalam keadaan sehat. Ia juga berterima kasih kepada Polsek Metro Menteng, Polsubsektor Thamrin, serta petugas keamanan yang telah membantu menjaga dan mempertemukan kembali anaknya dengan keluarga.

    Kapolres mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak saat berada di tempat umum, pusat keramaian, halte, maupun saat menggunakan transportasi umum.

    “Apabila menemukan anak yang terpisah dari keluarga, segera laporkan kepada petugas kepolisian atau petugas keamanan terdekat agar dapat ditangani dengan cepat dan aman,” tambahnya.

    Berkat respons cepat petugas keamanan dan kepolisian, HK dapat kembali ke pelukan keluarganya dalam keadaan selama

  • Sinergi Polisi dan Warga, Nobar Piala Dunia Jadi Momentum Menjaga Keamanan Lingkungan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek Pesanggrahan melaksanakan kegiatan sambang sekaligus pengamanan kegiatan nonton bareng Sepak Bola Piala Dunia bersama warga di Poskamling Jl. Najih RT 09/01, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (29/06/2026) dini hari.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Pesanggrahan yang dipimpin Pawas Aiptu Eko Suryanto berikut Aiptu Parjono selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Utara, dan anggota patroli Samapta.

    Selain memberikan rasa aman dan nyaman melalui kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, kegiatan nobar juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga.

    Petugas mengimbau masyarakat agar tetap peduli terhadap situasi keamanan lingkungan meskipun sedang menikmati hiburan menonton pertandingan sepak bola. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).

    Dalam kesempatan tersebut, petugas turut mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu menggunakan kunci pengaman ganda dan lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor.

    Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga lainnya agar bersama-sama menjaga lingkungan serta mendukung program Jaga Jakarta. Petugas juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 dan Nomor Aduan Kapolsek Pesanggrahan melalui WhatsApp di nomor 081382225050 sebagai sarana pelaporan masyarakat apabila terdapat gangguan keamanan maupun keluhan terkait Kamtibmas.

    Dengan hadirnya personel Polri di tengah masyarakat ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga situasi lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.