Respons: Gus Kikin Meminta Seluruh Pihak Mengedepankan Dialog dan Tidak Mengambil Tindakan…

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengajak masyarakat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi menyusul perkembangan kasus perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah serta penggeledahan sejumlah lokasi yang disebut sebagai Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an.
Gus Kikin mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, persoalan hukum harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku tanpa menimbulkan ketegangan maupun perpecahan di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Gus Kikin meminta seluruh pihak mengedepankan dialog dan tidak mengambil tindakan sendiri dalam menyikapi persoalan tersebut.
Selain itu, Gus Kikin meminta kepolisian menangani perkara tersebut secara profesional, adil, dan transparan.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Gus Kikin meminta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo mengumpulkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait guna membangun komunikasi serta mencegah kesalahpahaman.