Blog

  • POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN DUA ORANG PENGEDAR ETOMIDATE DAN EKSTASI DALAM KEMASAN BERAS INDIA, TERKAIT JARINGAN MALAYSIA

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis Etomidate dan Ekstasi yang disamarkan dalam kemasan beras basmati asal India. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu (20/6/2026), Polisi mengamankan dua pria berinisial T (26) dan Y (29) di sebuah rumah kos kawasan Paseban,Jakarta Pusat.

    Penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti.

    Dari lokasi pertama, petugas menemukan satu kardus berisi lima bungkus beras basmati dan satu bungkus bumbu kari yang telah dimodifikasi sebagai tempat penyimpanan narkotika, Di dalam kemasan tersebut ditemukan sebanyak 94 cartridge Etomidate berlogo “Batman” serta 100 butir pil ekstasi. Selain itu, turut diamankan empat uni telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp700 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

    Hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka mengarahkan petugas untuk melakukan pengembangan ke sebuah apartemen di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari lokasi kedua, polisi kembali menemukan dua butir pil ekstasi yang diduga masih berkaitan dengan jaringan peredaran yang sama.

    Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, S.E., S.I.K., M.H., mengatakan “Kami dari Sudbit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2026 sekitar pukul 12.40 Wib, telah berhasil melakukan pengungkapan kasus peredaran Narkoba Jenis Etomidate sebanyak 94 PCS dan juga 102 butir narkoba jenis Ekstasi yang berlokasi di Rumah kost diwilayah Paseba, Jakarta Pusat. Modus yang di lakukan terduga pelaku adalah dengan melakukan pengiriman melalui ekspedisi dari wilayah Medan menuju Jakarta dengan disamarkan kedalam beras India, Adapun kami dapati informasi pelaku berkaitan dengan Jaringan asal Malaysia. Pengungkapan ini bermula dari adanya laporan Masyarakat bahwa adanya peredaran Narkoba diwilayah tersebut kemudian Tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat mengamankan terduga pelaku dengan inisial T (26) dan Y (29).”

    Untuk selanjutnya kedua terduga pelaku dan barang bukti telah di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

  • Polda Metro Jaya Resmikan Fasilitas Air Bersih di Bojongsari Depok, 815 Warga Terbantu

    Depok – Polda Metro Jaya meresmikan fasilitas air bersih sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kampung Parung Tengah Gang Makam RT 03/03, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026..

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan fasilitas air bersih tersebut dibangun sebagai bentuk kepedulian Polda Metro Jaya terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang selama ini mengalami kendala ketersediaan air bersih di wilayah Bojongsari.

    “Fasilitas air bersih ini merupakan wujud kepedulian Polda Metro Jaya kepada masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, sekaligus mendukung kesehatan dan sanitasi lingkungan,” kata kombes Budi.

    Kombes Budi menjelaskan, fasilitas air bersih itu diperuntukkan bagi warga RW 03 yang terdiri dari RT 01 hingga RT 05, serta RW 04 yang terdiri dari RT 01 dan RT 02. Total penerima manfaat diperkirakan mencapai 815 jiwa dan dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tempat ibadah, sarana pendidikan, serta fasilitas umum masyarakat.

    Pembangunan fasilitas tersebut meliputi pengeboran sumur, pemasangan pompa air, pembangunan menara tandon, instalasi jaringan distribusi, kran pelayanan masyarakat, sistem kelistrikan pendukung, hingga penataan lingkungan. “Semoga fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama. Polda Metro Jaya akan terus hadir melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Budi.

  • Polri Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80

    Jakarta — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polri menggelar ziarah nasional dan tabur bunga secara serentak di lima lokasi pada Rabu (24/6/2026). Kelima titik tersebut yakni Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta.

    Dari lima lokasi tersebut, pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud penghormatan Polri kepada para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjasa bagi negara.

    Prosesi ziarah di TMPN Kalibata berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di monumen utama TMPN Kalibata oleh Wakapolri. Usai upacara, Wakapolri bersama jajaran melanjutkan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.

    Selain di TMPN Kalibata, rangkaian ziarah dan tabur bunga juga dilaksanakan secara serentak di TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polri sebagai bagian dari tradisi penghormatan institusi kepada para pendahulu, sekaligus momentum untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    Secara keseluruhan, pelaksanaan ziarah nasional dan tabur bunga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini melibatkan sebanyak 1.037 personel. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pejabat utama Mabes Polri, Korbrimob Polri, PP Polri, Bhayangkari, serta pegawai negeri pada Polri sesuai pembagian tugas di masing-masing lokasi.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ziarah nasional dan tabur bunga merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat makna penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

    “Ziarah nasional dan tabur bunga ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang jasa para pahlawan, meneladani nilai-nilai perjuangan mereka, dan meneguhkan komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Menurut Trunoyudo, semangat patriotisme, nasionalisme, dan pengorbanan yang ditunjukkan para pahlawan harus terus menjadi landasan moral bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Memasuki delapan dekade pengabdian, Polri berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

    Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjut Trunoyudo, tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat dedikasi, integritas, dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

  • Polda Riau Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Kapolda: Kado Istimewa Hari Bhayangkara ke-80

    PEKANBARU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Riau. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dan Achievement Motivation Person Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Riau, Rabu (24/6/2026), Polda Riau berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.

    Penghargaan pertama diraih pada kategori Instansi Vertikal Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik. Sementara penghargaan kedua diberikan kepada Kapolda Riau sebagai penerima Achievement Motivation Person Tahun 2025, atas dedikasi dan dukungannya dalam mendorong transparansi informasi serta pelayanan publik yang akuntabel.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

    Kapolda Riau menyebut penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi seluruh personel Polda Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program unggulan Kapolda Riau, di antaranya RADAR (Responsif, Aktif, Digital, Akuntabel dan Responsibilitas), RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) serta JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) yang menempatkan keterbukaan informasi dan kecepatan pelayanan sebagai bagian penting dari transformasi Polri Presisi.

    Melalui program tersebut, Polda Riau mengintegrasikan seluruh informasi, laporan, aspirasi, hingga pengaduan masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal komunikasi, baik jalur resmi maupun nonresmi. Seluruh informasi yang diterima melalui media sosial, layanan digital, call center, media massa, hingga pengaduan langsung dari masyarakat dihimpun dalam sistem yang memungkinkan respons cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat serta memastikan setiap persoalan yang disampaikan publik dapat ditindaklanjuti secara transparan dan terukur.

    Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mampu membangun kepercayaan publik.

    Sejalan dengan hal tersebut, Polda Riau terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Di antaranya dengan memperkuat transformasi digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan melalui platform yang lebih modern dan ramah pengguna.

    Selain itu, Polda Riau juga terus meningkatkan responsivitas pelayanan dengan memastikan setiap permohonan informasi dari masyarakat dapat dilayani secara cepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Tak kalah penting, keterbukaan informasi kini terus didorong menjadi budaya kerja di seluruh satuan kerja dan Polres jajaran. Transparansi tidak lagi hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi telah menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Penghargaan yang diraih ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polda Riau mampu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan publik yang terbuka, cepat, dan akuntabel. Melalui berbagai inovasi dan penguatan sistem komunikasi publik, Polda Riau dinilai berhasil menghadirkan informasi yang akurat, mudah diakses, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat.

    Dengan raihan dua penghargaan sekaligus tersebut, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, serta terpercaya di tengah masyarakat.

  • POLSEK METRO SETIABUDI GELAR OPERASI RAZIA STASIONER, ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN, PREMANISME DAN NARKOBA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Razia Stasioner sebagai upaya pemberantasan kejahatan jalanan, aksi premanisme, serta peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan operasi ini dilaksanakan di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A., dengan apel dipimpin oleh AKP Jufir selaku Kanit Samapta Polsek Metro Setiabudi. Lokasi pelaksanaan razia bertempat di Jl. Taman Setiabudi II, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Pelaksanaan kegiatan diawali pada pukul 00.00 WIB dengan Analisa dan Arahan Pelaksanaan (AAP) yang disampaikan oleh Kanit Sabhara Polsek Metro Setiabudi kepada seluruh personel yang terlibat, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan agar berjalan sesuai SOP, profesional, dan humanis.

    Operasi ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan, aksi premanisme, serta penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.

    Selanjutnya pada pukul 01.30 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di lokasi razia. Dari hasil kegiatan, ditemukan 1 (satu) pengendara sepeda motor Honda Vario yang tidak sesuai standar serta tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraan.

    Menindaklanjuti hal tersebut, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada pengendara untuk segera melengkapi surat-surat kendaraan serta mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar yang berlaku. Kendaraan tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Metro Setiabudi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Secara umum, pelaksanaan Operasi Razia Stasioner berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol lainnya selama kegiatan berlangsung.

    Polsek Metro Setiabudi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan razia sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang bebas dari kejahatan jalanan, premanisme, dan narkoba di wilayah Jakarta Selatan.

  • POLSEK TEBET GELAR OPERASI ANTISIPASI BEGAL, 3C DAN NARKOBA, WUJUDKAN SITUASI KAMTIBMAS KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, Polsek Tebet melaksanakan kegiatan Operasi dalam rangka pencegahan begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan operasi dipimpin oleh Perwira Pengendali AKP Tomy Sugiyono, S.H., M.H. dan melibatkan personel Polsek Tebet dengan kekuatan 10 personel. Operasi ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif khususnya pada jam-jam rawan terjadinya kejahatan jalanan.

    Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin oleh AKP Tomy Sugiyono. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tebet yang hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.

    Dalam arahannya, Perwira Pengendali menekankan pentingnya sinergi dan kewaspadaan dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya begal, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba. Personel juga diimbau untuk memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul di malam hari agar segera kembali ke rumah masing-masing.

    Kegiatan diawali dengan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan patroli mobile dan operasi lapangan sesuai rencana yang telah ditentukan. Adapun rute patroli meliputi Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT. Haryono, Jalan Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan razia di Jalan Manggarai Utara I, Kecamatan Tebet, dengan fokus pengawasan terhadap kendaraan dan aktivitas masyarakat di lokasi rawan gangguan kamtibmas.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi pelaku begal, tindak pidana curanmor, serta peredaran narkoba. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan guna mengantisipasi potensi terjadinya tawuran.

    Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan 1 unit kendaraan roda dua tanpa nomor polisi (nopol) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Secara umum, hasil kegiatan menunjukkan bahwa situasi di wilayah Kecamatan Tebet hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Tebet bersama jajaran akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan razia sebagai langkah preventif guna menekan angka kejahatan jalanan, khususnya begal, curanmor, serta peredaran narkoba.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Tebet menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Jakarta Selatan.

  • POLSEK MAMPANG GELAR OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI, ANTISIPASI NARKOBA, TAWURAN, BEGAL DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polsek Mampang, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dipimpin oleh Kapospol Gatsu Polsek Mampang, IPTU Jujur Hutagalung, yang terlebih dahulu memimpin apel kesiapan personel. Dalam arahannya, IPTU Jujur Hutagalung menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang hadir dan menekankan agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Personel diinstruksikan untuk mengutamakan langkah preventif dan deteksi dini melalui patroli serta pemeriksaan secara selektif terhadap lokasi maupun kelompok masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Fokus pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan tawuran, jalur sepi, lokasi nongkrong hingga dini hari, kawasan minim penerangan, serta daerah yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak kriminalitas.

    Selain itu, petugas juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya. Pemeriksaan kendaraan dilakukan secara profesional dan persuasif dengan mengedepankan sikap santun kepada masyarakat, khususnya terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat, menggunakan knalpot bising, pelat nomor tidak sesuai, maupun yang dicurigai sebagai hasil tindak kejahatan.

    Adapun sasaran operasi meliputi pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkoba, minuman keras ilegal, aksi tawuran remaja, tindak pidana begal, Curat, Curas, dan Curanmor. Pengawasan juga difokuskan pada kawasan permukiman, gang-gang sempit rawan curanmor, lokasi nongkrong hingga larut malam, serta area yang minim penerangan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melaksanakan operasi razia dan patroli skala sedang hingga besar di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan roda dua (R2), kendaraan roda empat (R4), orang, maupun barang bawaan yang melintas guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, narkoba, maupun alat bantu kejahatan lainnya.

    Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada jam-jam rawan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi tawuran dan gangguan keamanan lainnya.

    Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam dengan nomor polisi B-3145-BCL. Kendaraan tersebut diamankan karena pengendaranya tidak menggunakan helm serta tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara saat dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya kendaraan dibawa untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

    Secara keseluruhan, kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Mampang di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan dan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kejahatan di wilayah Jakarta Selatan.

  • POLSEK PESANGGRAHAN BERSAMA 3 PILAR MENGGELAR OPERASI KEJAHATAN JALANAN ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pesanggrahan bersama unsur 3 Pilar melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran pencegahan aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh IPTU Sugeng Budiono, selaku Kanit Intelkam Polsek Pesanggrahan. Dalam arahannya, seluruh personel diinstruksikan untuk melaksanakan patroli dan pengawasan wilayah secara mobile maupun strong point dengan mengedepankan tindakan preventif, humanis, dan profesional guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Operasi difokuskan pada sejumlah sasaran prioritas, antara lain melakukan pemeriksaan dan membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan pada jam-jam rawan, memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta melakukan patroli di lokasi-lokasi yang rawan tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, dan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Dalam pelaksanaannya, Pawas bersama piket fungsi melaksanakan patroli mobile dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Pesanggrahan, meliputi Jalan Bintaro Utara, Jalan Bintaro Permai, Jalan Ulujami Raya, Jalan Ciledug Raya, hingga Jalan Swadarma Raya. Kegiatan patroli dilakukan untuk memantau situasi keamanan wilayah sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan Strong Point dan Blue Light Patrol di kawasan Jalan Kampung Baru V, Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan. Kehadiran personel dan kendaraan patroli dengan lampu rotator biru di lokasi rawan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

    Selama pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan individu yang dianggap mencurigakan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi B-5144-BBK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Secara umum, situasi wilayah Kecamatan Pesanggrahan selama pelaksanaan Operasi Kejahatan Jalanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol maupun kejadian yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

    Melalui kegiatan patroli mobile, strong point, dan Blue Light Patrol yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Polsek Pesanggrahan bersama unsur 3 Pilar terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga wilayah Pesanggrahan tetap aman dari aksi begal, curanmor, narkoba, maupun kejahatan jalanan lainnya.

  • Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

    Jakarta Selatan – Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

    Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

    Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

    Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 8 Motor Diduga Balap Liar di Duren Sawit Jakarta Timur

    Jakarta – Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar di kawasan Jalan Jenderal R.S. Soekanto, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026) dini hari. Tindakan ini dilakukan saat petugas mendapati sekelompok pemuda berkumpul di lokasi yang kerap menjadi titik rawan aktivitas balap liar.

    Saat patroli berlangsung, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang terindikasi akan digunakan dalam aksi balap liar. Delapan sepeda motor kemudian diamankan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai gangguan kamtibmas yang sering muncul pada malam hingga dini hari. Menurutnya, balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.

    “Kami akan terus hadir melalui patroli terpadu untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman tanpa terganggu aksi balap liar maupun tindak pelanggaran lainnya,”ujarnya.

    Seluruh kendaraan yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan aksi balap liar, tawuran, atau gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditangani petugas.