Blog

  • POLSEK JAGAKARSA GELAR OPERASI KEJAHATAN JALANAN, FOKUS ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN NARKOBA MELALUI PATROLI MOBILE SERTA STRONG POINT

    Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran pencegahan aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, tawuran, balap liar, serta tindak kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada Jumat malam (26/6) pukul 23.00 WIB di halaman Mapolsek Jagakarsa, Jalan Timbul No. 39, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa. Apel dipimpin oleh Wakapolsek Jagakarsa, AKP M. Yasin, dan diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Jagakarsa, Satpol PP, serta Pokdar Kamtibmas.

    Dalam arahannya, AKP M. Yasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur pendukung yang hadir dalam pelaksanaan operasi. Ia menekankan pentingnya patroli kewilayahan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.

    Sebanyak 13 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Sasaran patroli meliputi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, peredaran narkoba, serta kawasan yang berpotensi menjadi titik kerawanan kriminalitas. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang berkumpul di pinggir jalan dan memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

    Patroli mobile dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Jagakarsa, antara lain Jalan Timbul, Jalan M. Kahfi II, Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan TB Simatupang, kawasan depan AEON Mall Tanjung Barat, Jalan Layang UI, Jalan Srengseng Sawah, hingga kembali ke Mapolsek Jagakarsa. Selain patroli bergerak, petugas juga melaksanakan pengamanan melalui sistem strong point dan Blue Light Patrol di sejumlah titik rawan, seperti Pertigaan Warung Sila Ciganjur, Jalan Raya Lenteng Agung, depan AEON Mall, depan Gang 100, depan Halte Kampus UP, serta kawasan Mahatta Tanjung Barat.

    Selama pelaksanaan operasi, Wakapolsek bersama personel piket fungsi secara intensif melakukan patroli mobile dan penjagaan di titik-titik strategis guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Kehadiran personel berseragam di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.

    Dari hasil kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan yang berlangsung hingga Sabtu dini hari (27/6), situasi keamanan di wilayah Kecamatan Jagakarsa terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli dan pengamanan berlangsung.

    Polsek Jagakarsa menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli mobile dan penempatan personel pada titik-titik rawan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan bentuk kejahatan jalanan lainnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • Tim 3P Polres Metro Jakarta Selatan Tingkatkan Patroli Malam Demi Menjaga Kondusivitas Wilayah

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli rutin pada Jumat malam, 26 Juni 2026 hingga Sabtu dini hari, 27 Juni 2026. Kegiatan dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel serta didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2).

    Patroli difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Selama pelaksanaan tugas, Team 3P melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan melalui kegiatan strong point, di antaranya Terminal Manggarai, Jalan KH Abdullah Syafi’i, Jalan Raya Mampang Prapatan, Bundaran Pondok Indah, Jalan Raya Fatmawati Pondok Labu, Jalan Raya Kaffi 1 dan Jalan Kaffi 2 di Kecamatan Jagakarsa, serta Jalan Ampera Raya. Kehadiran personel di lokasi-lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap tiga remaja yang dicurigai mengendarai sepeda motor di depan Mall Pondok Indah. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Ketiga remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan imbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

    Tindakan serupa kembali dilakukan saat Team 3P menghentikan tiga remaja lainnya yang dicurigai di kawasan Kolong Tol Andara, Jalan Andara Raya. Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Petugas memberikan pembinaan serta mengimbau mereka untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

    Selain itu, Team 3P juga melaksanakan patroli gabungan bersama Unit Patroli Polsek Kebayoran Lama di kawasan Bundaran Pondok Indah sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas, tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Setelah memastikan situasi wilayah tetap terkendali, Team Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengakhiri pelaksanaan tugas.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPORT, POLSEK METRO SETIABUDI AJAK WARGA RW 02 KUNINGAN TIMUR PERKUAT KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan, 26 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Polsek Metro Setiabudi menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Sport di Pos Sekretariat RW 02, Jalan YRBI RT 01/02, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolsek Metro Setiabudi, Kompol Richard Soala Bengar, S.Kom., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Timur, AIPTU Sartono Aritonang. Turut hadir Ketua RT 01/02, perwakilan LMK, FKDM, serta warga RW 02 Kelurahan Kuningan Timur.

    Dalam sambutannya, Kompol Richard Soala Bengar menyampaikan bahwa Polsek Metro Setiabudi memiliki keterbatasan jumlah personel, sementara beban tugas di wilayah hukumnya cukup tinggi. Hampir setiap hari, wilayah Setiabudi dihadapkan pada berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aksi penyampaian pendapat di muka umum yang memerlukan pengamanan.

    Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, situasi kamtibmas di wilayah Setiabudi hingga saat ini masih relatif aman dan kondusif, namun masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindak kriminal, seperti penjambretan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta maraknya penipuan secara daring (online).

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah aktif membantu tugas kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Sport ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta suasana kekeluargaan serta mampu mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah RW 02 Kelurahan Kuningan Timur.

  • Survei Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pelayanan Polri Semakin Profesional dan Berkualitas

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap berbagai aspek pelayanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

    Responden memberikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas pelayanan, kemudahan mengakses layanan, penyelesaian laporan pengaduan, perlindungan data pribadi, serta pelayanan yang menjunjung prinsip profesionalisme dan kesetaraan.

    Survei juga menunjukkan layanan administrasi kepolisian masih menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat, sementara penilaian terhadap profesionalitas pelayanan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

    Berbagai hasil tersebut sejalan dengan transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri melalui penguatan SPKT Presisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, standardisasi pelayanan, digitalisasi layanan, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan kualitas pelayanan terus meningkat.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan hasil survei tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Setiap penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kami. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

  • Transformasi Digital Polri Dirasakan Masyarakat, Survei Litbang Kompas Catat Peningkatan Kualitas Pelayanan

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Transformasi digital yang terus dikembangkan Polri semakin mendukung kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian. Hal tersebut tergambar dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dipublikasikan Litbang Kompas.

    Survei menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kemudahan mengakses layanan kepolisian dan penyelesaian laporan pengaduan. Penilaian profesionalitas pelayanan Polri juga meningkat menjadi 8,37 pada tahun 2026.
    Berbagai inovasi digital terus dikembangkan Polri, mulai dari layanan SIM melalui aplikasi SINAR, SKCK Online, Laporan Polisi dan Surat Kehilangan secara elektronik, pembayaran digital, hingga optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

    Polri juga mengembangkan integrasi SPKT Presisi dengan Call Center 110 dan fungsi Samapta sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan semakin responsif.

    Survei turut menunjukkan tingkat pengenalan masyarakat terhadap layanan Polisi 110 terus meningkat. Responden yang telah mengenal layanan tersebut menilai Call Center 110 mudah dihubungi dan memberikan pelayanan yang memuaskan.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan digitalisasi merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Pemanfaatan teknologi merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

  • Perkuat Struktur Organisasi, Polri Rotasi Jabatan PJU Mabes, Kapolda Hingga Wakapolda

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan pelaksanaan tugas. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 dan diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

    Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, meliputi Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda, hingga Wakapolda.

    Pada jajaran PJU Mabes Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. mendapat promosi sebagai Kapuslitbang Polri.

    Sementara itu, pada tingkat kepemimpinan wilayah, Kapolri menunjuk dua Kapolda baru, yakni Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Kapolda Aceh, serta Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

    Selain itu, terdapat tiga pejabat yang dipercaya mengemban amanah sebagai Wakapolda, yaitu Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. sebagai Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K. sebagai Wakapolda Papua Barat Daya.

    Mutasi kali ini juga mencakup promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes, termasuk pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembentukan empat Polres Tipe D, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepolisian di daerah. Selain itu, sebanyak 45 personel Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya mengemban jabatan Kapolres IIIA2.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Melalui rotasi ini diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

    Ia menambahkan, pembentukan satuan kewilayahan baru, termasuk Polresta di kawasan IKN, merupakan bagian dari upaya Polri menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan tugas yang semakin dinamis. Menurutnya, promosi terhadap puluhan personel Polwan juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh personel berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.

    “Penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rotasi jabatan, tetapi juga melalui penataan struktur kewilayahan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi personel terbaik agar Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

  • Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Amankan Terduga Anggota KKB Kodap III Dulla di Intan Jaya

    Intan Jaya – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan seorang pria berinisial PP (25) alias P beserta barang bukti berupa telepon genggam, yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodam III D Dulla Intan Jaya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

    Saat diwawancarai pada Kamis (25/6), Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T, membenarkan pengamanan tersebut.

    “PP diamankan oleh tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIT di Kampung Bajemba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Setelah diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke Pos Satgas Damai Cartenz untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kasatgas Humas.

    Pengamanan terhadap PP merupakan bagian dari pengembangan penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/01/I/2024/SPKT/RES. INTAN JAYA terkait peristiwa penembakan terhadap Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya pada 19 Januari 2024 yang mengakibatkan gugurnya Briptu Anumerta Alvando Steve Karamoi.

    “Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh di lapangan, penyidik melakukan pendalaman terhadap dugaan keterkaitan PP dengan sejumlah peristiwa gangguan keamanan yang pernah terjadi di wilayah intan jaya. Selain peristiwa penembakan terhadap Pos Tower Satgas Tindak Intan Jaya pada 19 januari 2024, penyidik juga mendalami dugaan keterkaitan yang bersangkutan dengan beberapa insiden lainnya yang terjadi pada tahun 2026. Namun demikian, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman guna melengkapi alat bukti serta memastikan fakta hukum secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Kasatgas Humas.

    Atas dugaan keterlibatannya dalam peristiwa tersebut, PP dipersangkakan melanggar Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 459 juncto Pasal 20 huruf c dan/atau Pasal 21 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun, pidana seumur hidup, atau pidana mati.

    “Penerapan pasal tersebut masih dalam proses pembuktian berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucap Kasatgas Humas.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku-pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata di Papua.

    “Setiap informasi yang diperoleh di lapangan akan kami tindak lanjuti melalui proses penyelidikan yang profesional dan sesuai prosedur hukum. Kami berkomitmen mengungkap setiap tindak pidana yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun mengganggu stabilitas keamanan masyarakat,” ujar Kaops.

    Ia menambahkan bahwa Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengedepankan langkah penegakan hukum yang profesional, terukur, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa proses penyelidikan terhadap PP masih terus berlangsung untuk mendalami berbagai informasi yang diperoleh petugas di lapangan.

    “Penyelidikan masih berjalan dan petugas terus melakukan pengembangan terhadap setiap informasi yang diperoleh. Seluruh proses dilakukan secara profesional guna memastikan terpenuhinya alat bukti serta mengungkap kemungkinan keterkaitan dengan pihak-pihak lain,” ujar Wakaops.

    Hingga saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut guna mengumpulkan keterangan, alat bukti, serta fakta-fakta yang diperlukan untuk kepentingan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

    Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu pengungkapan berbagai tindak pidana di wilayah Papua Tengah.

  • Operasi Cipta Kondisi Antisipasi Begal, Curanmor, dan Narkoba di Wilayah Pancoran

    Personel gabungan 3 Pilar melaksanakan apel dan Operasi Cipta Kondisi pada Jumat (26/6/2026) dini hari di Jl. Hj. Tuti Alawiyah, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kegiatan yang dipimpin Pawas 2.0 Panit Reskrim Aiptu Raja Derma, S.H. ini bertujuan mengantisipasi aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Usai apel, sebanyak 10 personel melaksanakan patroli mobile dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Pancoran, antara lain Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Pasar Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya.

    Petugas juga melakukan strong point serta patroli blue light di kawasan Jl. Duren Tiga Timur untuk mencegah potensi kejahatan jalanan, membubarkan kerumunan yang berpotensi menimbulkan tawuran, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran.

  • Operasi Cipta Kondisi dan KRYD Polsek Kebayoran Lama Perkuat Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Jakarta Selatan –  Polsek Kebayoran Lama melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama unsur 3 Pilar serta Pokdarkamtibmas guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Kebayoran Lama. Kegiatan diawali dengan apel di halaman Polsek Kebayoran Lama dan dipimpin Pawas AKP Tasyuri, S.H., di bawah kendali Kapolsek Kebayoran Lama Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K.

    Sebanyak 14 personel diterjunkan melaksanakan patroli mobile dengan lampu biru menyusuri sejumlah titik rawan, di antaranya Pondok Indah, Pondok Pinang, Tanah Kusir, Pasar Kebayoran Lama, Cipulir, Cidodol, Permata Hijau hingga Patal Senayan. Patroli difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, premanisme, curat, curas, curanmor, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Dalam pelaksanaannya, petugas membubarkan dan memeriksa sekelompok remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan, melakukan koordinasi dengan pengurus lingkungan, petugas keamanan, dan ronda malam, serta menempatkan personel dan kendaraan patroli di lokasi-lokasi yang dinilai rawan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan situasi wilayah tetap kondusif.

  • Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah

    Jakarta – Polri kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta penguatan kelembagaan Polri dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

    “Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

    Adapun tujuh Surat Telegram yang diterbitkan meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.

    Dari total 1.121 personel yang dimutasi, sebanyak 748 personel mendapatkan promosi maupun perpindahan jabatan setara (flat). Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian, di antaranya Kapuslitbang Polri yang kini dijabat Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.

    Selain itu, terdapat pergantian pada dua jabatan Kapolda, yakni Kapolda Aceh yang kini dijabat Brigjen Pol. Ruddi Setiawan dan Kapolda Papua Barat Daya yang dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru.

    Mutasi kali ini juga mencakup tiga jabatan Wakapolda, yaitu Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.

    Pada level kewilayahan, Polri melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes. Dalam kebijakan tersebut juga dilakukan pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.

    “Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.

    Empat Polres Tipe D yang dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.

    Dalam mutasi kali ini, Polri juga memberikan ruang lebih luas bagi personel Polwan. Sebanyak 45 Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipromosikan menjadi Kapolres setingkat IIIA2.

    “Peningkatan peran Polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ungkap Brigjen Pol. Trunoyudo.

    Selain promosi dan rotasi, mutasi juga mencakup pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan jabatan bagi 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK, serta pemberangkatan 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan dan pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.

    Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh kebijakan mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja yang berkelanjutan.

    “Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tutupnya.