
Jakarta Selatan – Pada Minggu, 16 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi dalam rangka pemberantasan kejahatan jalanan dan premanisme di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru. Kegiatan diawali dengan apel gabungan Rayon Tengah yang berlangsung pada pukul 00.10 WIB di Graha Aziz, Jl. Senopati Dalam 1, RT 06/03, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Apel gabungan dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.I.K. dan dihadiri oleh jajaran pejabat serta personel Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Rayon Tengah, meliputi Polsek Metro Kebayoran Baru, Polsek Cilandak, Polsek Kebayoran Lama, dan Polsek Pesanggrahan. Kegiatan juga melibatkan unsur masyarakat, FKDM, LMK, FKPM, serta organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila.
Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Selatan menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Personel diminta mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, trek-trekan, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya. Selain itu, patroli di wilayah perbatasan antarwilayah hukum Polsek Rayon Tengah agar ditingkatkan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi balap liar di kawasan Jl. Sisingamangaraja dan Jl. Antasari, serta menekankan perlunya koordinasi lintas wilayah dengan Polsek Cilandak dan jajaran terkait. Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif, bertindak sesuai kewilayahan, serta tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama pelaksanaan patroli.
Apel gabungan tersebut diikuti oleh 92 personel, terdiri dari 63 personel Polri, 14 unsur masyarakat/Muspika Kecamatan Kebayoran Baru, serta 15 anggota Pemuda Pancasila. Seluruh personel kemudian melaksanakan patroli skala besar sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan.
Pada pukul 00.20 WIB, patroli gabungan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas, antara lain Jl. Senopati, Jl. Pattimura, Jl. Sultan Hasanuddin, Jl. Iskandarsyah, Jl. Antasari, Jl. Abdul Majid, Jl. Fatmawati, Jl. H. Nawi, Jl. Margaguna, Jl. Radio Dalam, hingga Traffic Light Al Azhar di Jl. Sisingamangaraja.
Sekitar pukul 00.30 WIB, patroli gabungan melanjutkan kegiatan di sepanjang Jl. Sisingamangaraja. Setelah itu, personel dari masing-masing Polsek Rayon Tengah melanjutkan patroli kewilayahan sesuai tanggung jawab wilayah hukumnya masing-masing, dengan Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan pemantauan dan patroli secara intensif di wilayah hukumnya.
Adapun sasaran utama kegiatan meliputi anak-anak yang masih nongkrong hingga larut malam, kafe dan tempat hiburan, aksi balap liar sepeda motor, tawuran, tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor), perbuatan asusila, serta aktivitas mabuk-mabukan. Selain patroli, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sebagai bagian dari kegiatan pengamanan, ditempatkan pula pos pantau di kawasan perempatan Traffic Light Al Azhar/Jl. Sisingamangaraja Raya untuk meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat dan potensi gangguan kamtibmas.
Secara keseluruhan, kegiatan apel gabungan dan Operasi Cipta Kondisi patroli skala besar dilaksanakan sebagai langkah preventif dan preemtif untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru dan wilayah Rayon Tengah, khususnya dalam menyambut rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi tiga pilar, koordinasi lintas wilayah, pendekatan persuasif, serta kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Tinggalkan Balasan