Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Cegah Perundungan Sejak Dini, Kapolsubsektor Lebak Bulus Berikan Penyuluhan di SLB ULAKA

    Jakarta Selatan – Kapolsubsektor Lebak Bulus, Iptu Sutomo, S.E., memberikan penyuluhan mengenai bahaya bullying kepada para siswa dan tenaga pendidik di SLB ULAKA, Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, sebagai upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

    Dalam penyuluhan tersebut, Iptu Sutomo menekankan pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun rasa kepedulian antar sesama di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa tindakan bullying dapat memberikan dampak negatif yang serius, baik bagi korban maupun pelaku, sehingga perlu dicegah sejak dini melalui edukasi dan kerja sama seluruh pihak.

    Selain itu, para siswa juga diajak untuk tidak takut melaporkan kepada guru, orang tua, maupun pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan. Menurutnya, keberanian untuk melapor merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

    Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para siswa mengenai bahaya bullying sekaligus menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, kebersamaan, dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.

    Suasana penyuluhan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti setiap materi dengan semangat, sementara pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak serta bebas dari segala bentuk perundungan.

  • Police Goes To School di SMAN 90 Jakarta, Polsek Pesanggrahan Bekali Siswa Cegah Tawuran, Bullying, Narkoba Hingga Bahaya Vape

    Jakarta Selatan — Dalam rangka mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026 sekaligus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja, Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Police Goes To School di SMAN 90 Jakarta, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jaksel, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan ini dipimpin oleh Panit II Binmas Polsek Pesanggrahan Ipda Dwi Cahyono, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Petukangan Selatan Aiptu Dasep Hidayat, dengan memberikan edukasi serta penyuluhan kamtibmas kepada para siswa-siswi baru sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sekolah yang aman, tertib, dan berprestasi.

    Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Pesanggrahan menyampaikan berbagai materi mengenai pencegahan kenakalan remaja, mulai dari bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), merokok, konsumsi minuman keras, penggunaan vape, hingga pentingnya menjaga etika dalam pergaulan dan media sosial.

    Selain itu, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai antisipasi tindak kriminal 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), pentingnya disiplin berlalu lintas, serta ajakan untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan melalui Program Jaga Jakarta yang diinisiasi Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Tak hanya itu, siswa-siswi juga diperkenalkan dengan layanan Call Center Polri 110 serta nomor pengaduan Kapolsek Pesanggrahan melalui WhatsApp sebagai sarana pelaporan cepat apabila menemukan gangguan keamanan maupun tindak kriminal di lingkungan sekitar.

    Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

    “Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum. Melalui kegiatan Police Goes To School ini kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi tawuran, narkoba, bullying, rokok, vape, minuman keras, serta segala bentuk kenakalan remaja. Jadilah pelopor keselamatan dan agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berprestasi,” ujar Kompol Seala Syah Alam.

    Pihak SMAN 90 Jakarta menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Polsek Pesanggrahan yang dinilai mampu memberikan pemahaman serta motivasi positif kepada para peserta didik baru dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja.

    Melalui kegiatan edukatif ini, diharapkan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman di wilayah Pesanggrahan.

  • Jaga Jakarta On The Spot di Cilandak, Polri Ajak Warga dan Pengemudi Ojol Perkuat Kewaspadaan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Polsek Cilandak kembali melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sebagai upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kegiatan berlangsung di Pangkalan Ojek Online (Ojol), Jl. Puri Sakti Buntu RT 03/RW 06, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, dengan melibatkan unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, serta para pengemudi ojek online.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolsek Cilandak, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW 06, Ketua RT, FKDM RW 06, serta rekan-rekan pengemudi ojek online yang antusias mengikuti dialog interaktif mengenai situasi kamtibmas di wilayah Cilandak.

    Dalam arahannya, Wakapolsek Cilandak menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, khususnya terkait maraknya kasus penipuan online dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Masyarakat diminta agar tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi maupun pihak tertentu, serta selalu berhati-hati dalam bertransaksi secara digital.

    Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan keamanan kendaraan dengan memarkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor.

    Suasana kegiatan berlangsung interaktif saat memasuki sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Ketua RT 05 mengenai langkah yang dapat dilakukan warga apabila mendapati seseorang tertangkap tangan sedang menyalahgunakan narkotika.

    Menanggapi hal tersebut, pihak Polsek Cilandak menjelaskan bahwa apabila pelaku benar-benar tertangkap tangan, warga dapat mengamankan pelaku beserta barang bukti dengan tetap mengutamakan keselamatan diri dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Selanjutnya, warga diminta segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Cilandak agar proses penanganan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Polri dengan masyarakat semakin kuat sehingga mampu bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • Polri Perkuat Sabuk Kamtibmas, Pecalang dan Ojol Bersatu Jaga Bali

    BADUNG – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama komunitas ojek online dan pecalang yang digelar di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang mempererat hubungan kemitraan, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri atau sabuk kamtibmas yang memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut Kapolri, tantangan keamanan yang semakin dinamis menuntut hadirnya sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan seluruh komponen masyarakat.

    Bagi masyarakat Bali, keberadaan pecalang selama ini bukan sekadar perangkat pengamanan adat, melainkan representasi nilai-nilai kearifan lokal yang menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman yang kuat terhadap adat, budaya, dan karakter wilayahnya, pecalang menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

    Di sisi lain, komunitas ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah. Posisi tersebut menjadikan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus menjadi penghubung informasi yang mampu memperkuat respons cepat kepolisian di lapangan.

    Kapolri menekankan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini perlu terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi antara Polri dengan pecalang maupun komunitas ojek online. Hubungan yang terjalin secara erat diyakini akan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung keberhasilan berbagai agenda pembangunan nasional.

    Selain itu, Kapolri berharap komunitas ojek online dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus berperan aktif melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan keamanan kepada kepolisian. Dengan jaringan yang luas dan aktivitas yang menjangkau berbagai wilayah, komunitas ojek online diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem deteksi dini yang mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

    Penguatan sinergi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online mencerminkan pendekatan pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kemitraan, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi implementasi community policing, di mana keamanan dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa dalam menjaga lingkungan masing-masing.

    Momentum Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung akhirnya tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online. Pertemuan tersebut menjadi penegasan bahwa sinergisitas seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat kondusivitas wilayah, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menjaga Bali tetap menjadi daerah yang aman serta kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

  • Polisi Sita 4 Sajam, 6 Pemuda Terduga Tawuran Diamankan Patroli Jaga Jakarta di Depok

    Jakarta – Tim Patroli Unit IV Subdit Gasum Dit Samapta Polda Metro Jaya mengamankan enam pemuda terduga pelaku tawuran di kawasan Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Rabu (15/7/2026) dini hari.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Patroli dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan melibatkan 13 personel Unit IV Sie Turjawali Subdit Gasum Dit Samapta PMJ.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, patroli dini hari tersebut merupakan bagian dari kegiatan Patroli Jaga Jakarta yang dilakukan secara rutin untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

    “Patroli ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar, maupun kejahatan jalanan,” ujar Kombes Wahyu.

    Sekitar pukul 02.47 WIB, tim patroli menerima laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran antarkelompok di sekitar Jalan Radar Auri, Cimanggis, Depok. Mendapat laporan tersebut, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, penindakan, dan penyisiran.

    Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan enam pemuda yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa empat bilah senjata tajam atau sajam.

    Selanjutnya, keenam pemuda beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Cimanggis, Depok, untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

    Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas atau menghubungi layanan kepolisian 110 apabila mengetahui adanya potensi tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Aksi Vandalisme Saat Patroli Malam di Jakarta Timur

    Jakarta – Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menjaga keamanan wilayah melalui kegiatan patroli, Kamis (16/7) dini hari. Patroli difokuskan pada upaya pencegahan kejahatan jalanan seperti 3C (curas, curat, dan curanmor), tawuran, judi online, hingga penipuan daring. Dalam patroli tersebut, petugas berhasil menggagalkan dugaan aksi vandalisme di kawasan Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jatinegara, sehingga situasi tetap aman dan kondusif.

    Saat menyisir kawasan Jalan Jenderal Basuki Rachmat, tim patroli mendapati dua pemuda yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, keduanya diduga hendak melakukan aksi vandalisme berupa pembuatan mural di fasilitas umum. Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, kedua pemuda tersebut diserahkan ke Polsek Jatinegara. Usai penanganan tersebut, patroli kembali dilanjutkan ke sejumlah titik rawan di wilayah Bidara Cina dan Pulo Gebang dengan hasil situasi tetap terkendali tanpa ditemukan gangguan keamanan lainnya.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan bahwa patroli rutin merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. “Kami mengedepankan langkah pencegahan melalui kehadiran personel di lapangan. Setiap indikasi pelanggaran hukum akan ditindak secara profesional agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

    Kehadiran personel Batalyon B Pelopor bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur di berbagai titik rawan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Patroli secara berkelanjutan juga diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus mencegah munculnya aksi-aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

    Polri mengimbau untuk turut menjaga fasilitas umum serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Kepolisian 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas.

  • Diaspora Papua di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Papua bersama Mahasiswa Doktoral Internasional

    Diaspora Papua- Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Papua Transformation Steps Together with Indonesia Towards Golden Indonesia 2045” di University of Bradford, Inggris, Juli 2026.

    Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa Papua di luar negeri untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pembangunan Papua dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas.

    Steve Mara, mahasiswa doktoral (Ph.D.) di University of Bradford, mengatakan bahwa salah satu tantangan pembangunan Papua saat ini bukan hanya berkaitan dengan aspek ekonomi maupun infrastruktur, tetapi juga menyangkut cara masyarakat memaknai dan menyaring informasi yang diterima.
    “Kemampuan masyarakat dalam memahami dan memverifikasi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan Papua.

    Turut hadir dalam diskusi tersebut, Mahasiswa Doktoral Internasional dari Beberapa Negara yang ikut memberikan pendapat tentang Pembangunan Papua bersama Indonesia dan mengapresiasi Pemrintah Indonesia dalam mendorong pembangunan Papua dalam berbagai bidang.

  • Gelar Operasi Cipta Kondisi  di lanjutkan Operasi jaya 21 Polsek Cilandak Patroli Tingkatkan Antisipasi kejahatan jalanan dan potensi gangguan keamanan lainya di wilayah hukum polsek cilandak

    Jakarta Selatan – Sebagai langkah upaya menciptakan situasi kewilayah yang aman dan kondusif, Polsek Cilandak kembali mengintensifkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan melalui Ops Pencegahan kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum polsek cilandak di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cilandak, Kamis (16/07/2026) temgah malam.

    Kegiatan yang dimulai pukul 24.00 WIB tersebut dipimpin di bawah pengendalian Ipda Suryadi Panit Intelkam Yang melibatkan  personel Polsek Cilandak yang melaksanakan tugas piket malam.

    Petugas terlebih dahulu menempati sejumlah titik strong point yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Fatmawati raya cilandak, Jalan Cipete Raya cipete selatan, Jalan Antasari raya cilandak barat, Jalan Simatupang raya cilansak barat, hingga Jalan Ra kartini raya cilandak barat. Pondok labu raya Setelah pelaksanaan pengamanan titik rawan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Cilandak.

    Selama pelaksanaan patroli, personel juga melakukan pemantauan situasi lingkungan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada jam rawan agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi tersebut difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas seperti aksi begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kepemilikan senjata tajam maupun senjata api ilegal yang membahayakan warga masyarakat

    Kapolsek Cilandak menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • Polsek Metro Setiabudi Gelar Razia Stasioner Cegah Guantibmas, Satu Sepeda Motor Diamankan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Metro Setiabudi menggelar Razia Stasioner untuk mencegah gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya, Kamis (16/7/2026) dini hari.

    Kegiatan yang dimulai pukul 01.12 WIB tersebut dilaksanakan atas kendali Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. Apel kesiapan berlangsung di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh AKP Andung Suwito, S.H., Kanit Binmas sekaligus Pawas 2-0 Polsek Metro Setiabudi.

    Dalam arahannya, AKP Andung Suwito mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat. Personel juga diminta melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap orang-orang yang mencurigakan di titik-titik rawan gangguan kamtibmas, sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas.

    Razia dilaksanakan di Jalan Karet Pedurenan, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, dengan sasaran daerah yang rawan tindak kriminalitas dan gangguan keamanan. Sebanyak 10 personel Polsek Metro Setiabudi diterjunkan dalam kegiatan tersebut di bawah pimpinan AKP Andung Suwito.

    Dari hasil pelaksanaan operasi, situasi wilayah secara umum terpantau aman dan kondusif. Petugas mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX milik Andika karena pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan saat pemeriksaan.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 01.57 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Setelah razia selesai, seluruh personel langsung menempati titik strong point untuk mengantisipasi aksi balap liar, kejahatan jalanan, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya, sebagai bentuk komitmen Polsek Metro Setiabudi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Barat Hadir Dampingi MPLS di SDN Kuningan Barat 01

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Barat, Aiptu Iswanta, melaksanakan kunjungan dan monitoring kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Kuningan Barat 01, Kamis (16/7).

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga keamanan diri, menghindari perilaku perundungan (bullying), serta menanamkan etika dan sikap sopan santun kepada orang tua, guru, dan sesama teman.

    Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polsek Mampang dalam membangun karakter generasi muda serta mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif. Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Mampang atau Call Center 110.