GIAT OPERASI GABUNGAN SKALA BESAR PEMBERANTASAN KEJAHATAN JALANAN DAN AKSI PREMANISME DI WILAYAH HUKUM POLRES METRO JAKARTA SELATAN

Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Operasi Gabungan Skala Besar Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Aksi Premanisme pada Sabtu malam (13/6/2026).

Kegiatan diawali dengan Apel Cipta Kondisi yang berlangsung di halaman Mako Polsek Metro Setiabudi pada pukul 23.35 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. Apel tersebut dihadiri para pejabat utama Polres Metro Jakarta Selatan, para Kapolsek jajaran, personel gabungan, serta unsur masyarakat yang terdiri dari FKDM, Pokdar Kamtibmas, Karang Taruna, dan berbagai elemen kemasyarakatan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan pentingnya sinergitas seluruh personel dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Ia mengajak seluruh peserta apel untuk meningkatkan patroli guna mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Kita harus terus meningkatkan patroli dan kewaspadaan bersama. Laksanakan patroli dialogis serta sambang kepada warga di wilayah rawan curanmor, tawuran, dan balap liar. Terima kasih atas kerja sama seluruh anggota dan masyarakat sehingga kasus begal yang sempat menjadi perhatian kini menunjukkan tren penurunan,” ujar Kapolres dalam arahannya.

Operasi gabungan tersebut melibatkan 91 personel yang terdiri dari unsur Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Samapta, Tim Patroli Perintis Presisi, Si Humas, Si Propam, personel Polsek Metro Setiabudi, serta dukungan berbagai unsur masyarakat.

Adapun sasaran operasi meliputi trotoar yang kerap dijadikan lokasi berkumpul dan parkir kendaraan bermotor, jalan raya yang berpotensi digunakan sebagai arena balap liar maupun tempat berkumpul komunitas sepeda motor, serta kawasan rawan gangguan kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selama pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan patroli skala besar, patroli dialogis, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul di trotoar maupun ruang publik agar tetap waspada dan kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pada pukul 01.00 WIB, kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polsek Metro Setiabudi selesai dilaksanakan. Berdasarkan hasil operasi, situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau aman dan kondusif. Setelah patroli berakhir, personel juga melaksanakan strong point di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi aksi balap liar, kejahatan jalanan, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui upaya preventif, preemtif, dan penegakan hukum yang berkelanjutan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *